Salah satu pelajaran favorit aku waktu SMA adalah Fisika. Bukan sekedar gaya gayaan, tapi banyak manfaat untuk kebutuhan sosial.
Maklum saya bukan bangsa yang suka berkoloni, dan fisika memberiku ruang untuk menyendiri.
Seiring jalan waktu, aku menjadi mulai suka bersosial, namun tetaapp, me time adalah waktu yang favorit
Di antara sekian banyak rumus ada salah satu rumus sederhana yang cukup membantu dalam bersosial adalah rumus percepatan.
Perubahan kecepatan persatu satuan waktu merupakan definisi yang terus melekat di ingatanku. Suatu definisi yang memberikanku pemahaman untuk kebaikan orang lain. Dan inilah salah satu sisi sosial yang kusenangi.
Empati dari hasil pemahaman sains.
Salah satu penerapan yang sering kulakukan adalah waktu berhenti di lampu merah.
Apalagi ketika posisi paling depan....
Ketika peralihan dari lampu merah ke hijau nih, biasanya kan ditandai dengan lampu kuning.
Kebiasaanku, ketika lampu sudah kuning adalah memasukkan perseneling dan mulai menarik gas.
Hal itu aku lakukan supaya pengendara di belakang tidak terdzholimi olehku. Begitu hijau aku langsung segera jalan dengan kecepatan yang proporsional.