Warisan Tak Ternilai Itu Budaya Identitas Bangsa
Indonesia berbentuk kepulauan, dengan masyarakat yang majemuk. Oleh karena itu memiliki sejumlah kebudayaan yang beragam. Menelisik nilai-nilai historis sarat budaya, di mana keberadaan budaya tak jarang ditemui proses akulturisasi dan asimilasi.
Kendati demikian budaya merupakan akar yang menancap kuat, pada benteng-benteng kokoh peradaban. Pada pilar-pilar kesukuan yang terpancang merekatkan kebhinekaan yakni satu nusa satu bangsa. Yang sejatinya tak terkoyak.
Budaya adalah warisan leluhur, yang terus dihidupkan dalam setiap geliat irisan berkesenian. Bagi pejuang di jalan sunyi yang menggenggam kukuh sebuah konsistensi. Tak surut langkah demi terobosan kebudayaan tak lelah melestarikan nilai-nilai sejarah terkait budaya yang menjadi identitas bangsa.
Menembus batas horizon hingga akhirnya diperkenal pada wajah dunia, bahwasannya budaya tak sekedar menjadi kunci menguak pintu globalisasi namun menjembatani antar negeri. Menyibak selubung tirai seni yang dimiliki.
Jangan biarkan budaya bangsa terpinggirkan, sebab budaya adalah tapak-tapak sejarah. Sejatinya jangan biarkan dijarah oleh bangsa lain. Sebab budaya ialah sesuatu yang amat sangat tak ternilai.
Untuk itu dibutuhkan campur tangan dan peran pemerintah, dalam konteks guna tindak antisipasi mempatenkan segala sesuatu yang menjadi budaya bangsa. Mencakup segala hal yang menjadi ciri khas terkait adat istiadat, seni dan budaya, kuliner, tarian atau nyanyian, alat musik tradisional.
Dan sedianya pemerintah memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya pada mereka-mereka yang berhasil memperkenalkan beragam kesenian dan kebudayaan bangsa indonesia hingga di kenal menembus batas manca negara.
Banyak hal yang dapat digali dari budaya, cita rasa seni, dan wadah bagi para pegiat berkesenian. Yang tak jemu melatih dalam upaya regenerasi, warisan tak ternilai itu adalah budaya. Mari bersama memelihara budaya bangsa.
Hera Veronica Suherman
Jakarta, 08/02/2024