Mimpi Yatim Ingin Rasakan Belaian dan Sentuhan
Angannya
mengajak benak berkelana
menggurat ingin di atas langit khayal
Mencoba
menyusun serpihan kenangan
yang sempat terpahat di dinding masa
Memintal
benang-benang masa yang
terputus di jelujur perca-perca waktu
Ingikan
lembut sentuhan serta
hangat pelukan dan gamit lengan
Bagaikan
ikan yang menggelepar
di gurun sahara lantaran kehausan
Namun
perih kenyataan tak elok
merampas mimpi nan sederhana
Pahit
kenyataan tak terbantahkan
sejatinya ditelan mentah-mentah
Ingin
marah tapi pada siapa
mengutuk takdir amat tak pantut
Lantas
sang bocah kecil pun
tersenyum kecut di nestapa melecut
Menyaksi
kawannya dalam erat rengkuh
kedua lengan ayah dan bunda tercinta