Kelana Lintasi Bentala
Tapak jejak sang kembara
tercetak di bentala
lintasi rimbun belukar
menerobos hutan perawan
lewati sungai bertabur
jeram-jeram liar
menebas ranting serta
ilalang merintang
dengan sabetan parang
sesekali tersingkap
jubah sang kelana
dihempas angin menderu
diayunkan langkah gagah
meski terkadang terengah
lewati bergulirnya waktu
di pergantian gelap terang hari
sang kelana senantiasa siaga
tajamkan pendengaran
serta penglihatan
di tengah medan tak terduga
penuh aral merintang
lagi diintai marabahaya
sang kembara terus saja melangkah
tak peduli disergap ribuan lelah
serasa remukan daksa
hingga temui tempat tuk rebah
dan keesokan hari kembali
memahat jejak sang kelana
kendati didera payah
lagi langkah terseok
menuju padang harapan
tanah impian
***
Hera Veronica Sulistiyanto
Jakarta 28/12/2021
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H