Sekeping Doa Yang Dilangitkan
Kau dan aku mengetuk di pintuNya
tatkala malam hening
helai demi helai.permohonan dilayangkan
dalam khusyuk kepingan
bait-bait doa dipanjatkan kehadirat Tuhan
Maka biarkan pintamu dan pintaku
yang terbungkus suci rapalan doa
sua di Angkasa dan saling bergamit mesra
hingga terdampar pada satu masa
di lembah bernama bahagia
Serpihan pinta diterbangkan
di bentang Cakrawala pengharapan
dua insan yang berjauhan
tak pernah saling bertatapan
apalagi jemari bersentuhan
Cukuplah kau dan aku saling berpelukan
kau memelukku dalam doamu
dan akupun mendekapmu dalam doaku
hingga kelak Tuhan menampung
derasnya pinta dan mempertemukan
Jalanmu dan jalanku sehingga
kitapun dapat melangkah beriringan
berjalan bersisian dan bernaung
di bawah atap yang sama dengan
kening tersungkur seraya sujud syukur
Bukankah akan lebih membahagiakan
mari tengadahkan tangan
saling mengetuk bersamaan
mungkin barangkali setiap ketukkan
akan semakin mendekatkan kau dan aku
***
Hera Veronica Sulistyanto
Jakarta | 06 Januari 2021 | 02:28
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI