Diorama Pagi Menyeduh Indah
Geliat kehidupan sebuah kota kecil
bernama "Klaten" memahat indah
dalam balutan bening pagi
Nikmati pagi ditemani secangkir teh
hangat-hangat kuku seraya
menghirup helai udara nan sejuk
Menyaksi silir angin bertiup perlahan
menggoyangkan rumpun padi hingga
merunduk serentak dipetak sawah tercetak
Adalah keindahan tak terbantahkan
menatap rupa Buana menyaji indah
menyisipkan sekeping bahagia
Alam Kelaten meramu Asri
tak dihinggapi debu-debu polusi
berseri laksana kuntum bunga di pagi hari
Bumi Klaten menyeduh rindu
pada genangan secangkir teh hangatnya
rindu yang senantiasa larut
Rindu pada sesosok pemuda sahaja
yang telah memikat hatiku
dan membuatku jatuh rindu
***
Hera Veronica Sulistyanto
Jakarta | 08 Desember 2020 | 09:01
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI