Pemain pengganti itu kembali dari cedera dengan gemilang saat dirinya membuat Pep Guardiola mengalami kekalahan keempat berturut-turut di semua kompetisi untuk pertama kalinya dalam karier manajerialnya.Â
Sebenarnya malam itu pasukan City sempat membuka harapan ketika Erling Haaland membawa City unggul di babak pertama hingga berakhir.Â
Namun pada babak kedua berhasil disamakan Brighton oleh pemain pengganti, Joao Pedro, pada menit ke-78. Kemudian hanya 5 menit kemudian, O'Riley menambah penderitaan tim tamu dengan penyelesaian yang tenang menjebol gawang City.Â
Gol tersebut telah memastikan tim asuhan Fabian Hurzeler ini menang 2-1 atas City sebagai sebuah epic comeback yang mengesankan.Â
Momen itu juga pernah terjadi pada pekan ke-10 ketikan Brighton yang sempat unggul pada babak pertama saat melawan Liverpool pada laga terakhirnya, tapi mereka gagal sebagai pemenang.Â
Kemenangan ini mengangkat Brighton ke posisi 4 dalam klasemen dari posisi ke-8 sebelumnya dengan 19 poin, sementara City yang berada di posisi kedua kehilangan kesempatan untuk naik ke puncak dan tertinggal 5 poin di belakang Liverpool.Â
Dalam kemenangan ini ada sosok Fabian Hurzeler, pelatih yang mendadak harum menyusul performa gemilang Brighton yang terus meningkat di Liga Inggris musim 2024-2025.Â
Pelatih berusia 31 tahun itu sukses membawa The Seagulls bertengger di papan atas klasemen sementara dengan perigkat 4 besar usai menang atas City.Â
Sementara itu apa yang terjadi dengan Pep Guardiola? Pelatih asal Spanyol ini belum pernah sebelumnya mengalami kekalahan sebanyak empat pertandingan berturut-turut dalam karier manajerialnya.Â
Walaupun ada alasan dengan performa buruk City karena masalah cedera bagi beberapa pemain pentingnya, tetapi klub ini adalah juara bertahan yang memiliki kedalaman skuad yang seharusnya mampu diatasi oleh Guardiola.Â
Tantangan berikutnya bagi Pep Guadiola adalah pertandingan besar melawan Tottenham Hotspur dan Liverpool di ajang Liga Premier setelah jeda internasional.Â