Pep Guardiola masih merasa "gamang" menghadapi leg kedua semifinal Liga Champions melawan Paris Saint Germainn (PSG) pada Rabu (5/5/21) pukul 02.00 WIB dini hari di Etihad Stadium.
BACA JUGA : Aubameyang Bawa Arsenal Menang di St James Park Newcastle
Namun dirinya yakin bahwa para pemainnya di Manchester City mampu menghadapi tugas terberat di sepak bola Eropa saat laga penting tersebut.
Alasan kewaspadaan Guardiola adalah hasil dua gol yang diperoleh di Paris tidak diperoleh dari sebuah momen sempurna.
Saa itu gol-gol di babak kedua dari Kevin De Bruyne dan Riyad Mahrez membuat City bangkit dari ketertinggalan untuk mengklaim kemenangan 2-1 di Paris pekan lalu.
Kemenangan di tandang tersebut, menempatkan mereka di posisi utama untuk mencapai final pertama mereka di kompetisi teratas paling bergengsi di Eropa.
Guardiola adalah manajer yang pernah meraih dua kali trofi Liga Champions ketika menjabat sebagai manajer Barcelona satu dekade lalu.Â
Dua trofi Liga Champions didapatkan Guardiola bersama Barcelona pada 2008-2009 dan 2010-2011 dengan skuad bersama Lionel Messi.
Namun pada saat menghadapi tahap semifinal bisa sangat tidak kenal ampun. Begitu yang pernah dialami Guardiola bersama tim asuhannya.
Pengalamannya saat itu ketika Inter dan Chelsea mengakhiri pertahanan gelar Barca di rintangan terakhir pada 2010 dan 2012.