Turnamen Piala AFF sejauh ini mencatat bahwa Singapore merupakan tim yang sangat kuat dan harus diperhitungkan di ajang bergengsi level atas untuk Negara-negara ASEAN ini. Bima Sakti dan skuat Garuda harus tetap waspada dan tidak menganggap remeh dengan tim yang memiliki julukan The Lions ini.
Hal itu karena sejak turnamen ini digulirkan pada tahun 1996, mereka sudah meraih juara empat kali dan yang terakhir diperoleh pada tahun 2012. Saat itu secara mengejutkan Singapore meraih trofi AFF dengan mengalahkan Thailand. Jadi jangan main-main dengan Tim asuhan Fandi Ahmad ini.
Ada tujuh pemain muda mereka yang merupakan debutan di Turnamen Piala AFF. Mereka adalah Adam Swandi, Ikhsan Fandi, Iqbal Hussain, Irfan Fandi, Jacob Mahler, Nazrul Nazari dan Zulqarnaen Suzliman. Fandi Ahmad menilai bahwa mereka layak bermain dalam turnamen level tertinggi di kawasan ASEAN ini.

"Dalam skuad ini, kami memiliki pemain yang berpengalaman yaitu Khairul Amri, Baihaqi dan Shahril yang telah memimpin dengan memberi contoh dalam banyak kerja keras di lapangan. Hassan, Izwan, dan Zaiful juga dengan etos kerja dan profesionalisme mereka." Kata Fandi seperti dirilis situs resmi Federasi Sepakbola Singapore, FAS.org.sg (4/11/18).
Sementara itu gelandang senior Singapore, Hariss Harun dalam situs federasi mereka mengatakan bahwa telah bekerja sangat keras selama fase persiapan, dan sekarang saatnya menunjukkan kepada fans Lions kualitas dan nilai sebagai sebuah tim. Mereka selalu menganggap bahwa Tim ini adalah sebuah keluarga yang bersatu baik di dalam maupun di luar lapangan untuk mencapai prestasi yang hebat.
Baik Fandi maupun Hariss mengharapkan dukungan penggemar yang sangat penting dan berharga dalam turnamen ini saat memainkan laga di rumah sendiri, Stadion Nasional, Singapore pada Jumat (9/11/18) pukul 19.00 WIB.
Salah seorang pemain muda yang saat ini menyita perhatian public Singapore adalah Ikhsan Fandi, putra kandung Fandi Ahmad. Ujung tombak muda Lions ini menjadi sorotan publik sepakbola Singapura berkat ketajamannya di lini depan. Dalam delapan laga bersama tim nasional, pemain berusia 19 tahun ini berhasil mencetak tiga gol.
Ikhsan kemungkinan besar tampil sebagai starter bersama seniornya, Khairul Amri. Kendati harapan besar ditumpukan kepada dirinya, Ikshan mengaku tidak terbebani. Baginya sudah terbiasa menghadapi tekanan karena dirinya anak seorang Fandi Ahmad, Legenda sepakbola Singapore.
"Tapi ini panggung yang berbeda, ini sebuah kompetisi besar melawan tim-tim bagus. Saya prediksi saya akan diharapkan banyak orang untuk mencetak gol, dan membantu tim. Tapi tim ini tidak hanya bergantung kepada saya, ini permainan tim." Kata anak muda ini kepada situs Fourfourtwo.com (7/11/18).
Melihat bagaimana antusiasnya skuat The Lions menghadapi laga penting ini maka sudah selayaknya Bima Sakti dan skuat Garuda menanggapinya dengan aksi yang solid penuh heroic. Ini memang laga kandang untuk Singapore di Stadion National Kalang, namun Timnas Garuda masih berharap dukungan supporter yang bermukim di sana.