Mohon tunggu...
Hendri Susilo
Hendri Susilo Mohon Tunggu... Musisi - Musisi

Manusia biasa yang penuh akan kekurangan kini sedang berusaha untuk membagikan kisahnya melalui nada dan irama secara independent. Semoga kita semua diberikan kesehatan dan jangan lupa untuk bersyukur atas itu semua, always be thankful!

Selanjutnya

Tutup

Puisi Artikel Utama

PSSI 2015

22 April 2015   19:38 Diperbarui: 17 Juni 2015   07:47 29
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

Motivasi dalam keorganisasian, Kongres luar biasapun digelar

Tiga calon mundur, ada apa? rumitpun mulai dan La nyala lah yang berpijar

Saat independensi kredibilitasnya dipertanyakan, serasa bubar!

Perseteruan nampak, loading menggelegar

Tak mau kalah dalam bereksistensi

Pemerintah campur tangan, Menpora.

Pembekuanpun bersinergi dalam tubuh PSSI

Kalau sudah beku bisa apa, soyo remuk pora?

Peringkat FIFA anjlok, sampai-sampai mentok

Sepak bola gajah, gaji pemain nunggak, pengurus bentrok

Kehausan dalam serakah, ketidakpuasan, bobrok

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun