"Sepatu branded di dunia, hampir semua di produksi oleh Indonesia. Termasuk bola kaki yang dipakai Piala Dunia merek Adidas, diproduksi di Indonesia."
Apakah masyarakat kita di Indonesia sudah tahu bahwa hampir semua sepatu bermerek terkenal dunia, itu produksinya di Indonesia.
Menurut data statista.com, Indonesia adalah produsen sepatu ke-4 terbesar di dunia setelah Cina, India dan Vietnam.
Itupun perusahaan industri sepatu yang ada di Cina, India dan Vietnam juga memiliki perusahaan industri sepatu di Indonesia.
Celakanya kita di Indonesia, karena sepatu yang diproduksi di Indonesia itu di ekspor ke luar negeri, lalu bisa jadi kembali di impor Indonesia. Jadi sepatu itu menjadi mahal harganya di Indonesia.
Sepatu merek-merek dunia seperti, Adidas, Nike, Puma, Oakley, Lacoste, Kickers, Puma, Bata, Fila, Converse, Reebok.Â
Industrinya tersebar di Pulau Jawa, selain di Tangerang Banten yang paling banyak. Juga ada di Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Seperti sepatu merek Oakley hingga Lacoste buatan Tangerang ini juga dipakai selebritis Hollywood hingga Raja Arab.
Produk MBT (Masai Barefoot Technology), banyak dipakai selebritas dunia, termasuk seluruh keluarga kerajaan Arab pakai sepatu produk dari Indonesia.
Termasuk sepatu bola dan bola kaki merek Adidas yang dipakai di Piala Dunia, itu dibuat di Indonesia. Salah satunya produk sepatu sport merek Mizuno asal Jepang, industrinya dibuat di Tangerang Banten.
Jadi investor dari berbagai negara di dunia, itu pabrik sepatunya ada di Indonesia, di produksi orang Indonesia.
Tokoh-tokoh terkenal dunia, selebritas dunia. Semua pakai sepatu buatan Indonesia. Salah satunya Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) George Bush, pernah memakai sepatu merek New Balance buatan Indonesia.
Sudah merupakan hal yang lumrah bagi tokoh-tokoh terkenal dunia untuk memakai sepatu buatan Indonesia. Alasannya sudah banyak perusahaan produsen sepatu Indonesia yang berorientasi ekspor.
Presentase Ekspor dan Jual LokalÂ
Tapi produk itu memang kualitas ekspor, dan yang bisa dijual di Indonesia, sekitar 10 persen saja. 90 persen semua ekspor, harusnya ditambah sampai 20 persen agar harga terjangkau untuk pasar Indonesia.
Karena jatah pemasaran sepatu branded sekitar 10 persen saja, sesuai pantauan penulis, ada juga merek branded tapi bahannya bukan kualitas ekspor. Itulah yang banyak dijual di seluruh Indonesia.
Hal ini sesungguhnya merugikan Indonesia, karena sepatu itu nantinya masuk ke Indonesia dengan harga mahal.
Pemerintah harus turun menata sistem kontrak tersebut, artinya ada sekian persen produksi sepatu tersebut diberi jatah dalam negeri untuk dipasarkan di Indonesia.
Sebenarnya, kenapa investor atau perusahaan asing memilih Indonesia untuk tempat produksi. Sudah pasti mereka mendekati tenaga kerja.
Produksi sepatu memang lebih dominan padat karya, butuh tenaga kerja banyak. Disinilah Indonesia menjadi negara pilihan untuk produksi sepatu-sepatu bermerek dunia.
10 Perusahaan lokal sepatu terbesar di Indonesia, non merek luar negeri.
1. Piero
2. Buccheri
3. Yongki Komaladi
4. Ardiles
5. Nah Project (Sneakers)
6. Compass
7. Saint Barkley
8. Thanksinsomnia
9. Wakai
10. Brodo
Beberapa produk andalannya adalah sepatu FlexiKnit 1.0 dan v2.0 yang digunakan oleh Presiden Jokowi.
Jakarta, 24 September 2022
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI