Mohon tunggu...
Angiola Harry
Angiola Harry Mohon Tunggu... Freelancer - Common Profile

Seorang jurnalis biasa

Selanjutnya

Tutup

Money Artikel Utama

BI Rate Ganti Nama Jadi BI 7-Days Repo Rate

15 April 2016   16:49 Diperbarui: 4 April 2017   18:25 498
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Selama ini, suku bunga acuan di Indonesia adalah “BI Rate” atau Suku Bunga Acuan Bank Indonesia. Nanti, mulai 19 Agustus 2016, namanya berubah menjadi “BI 7-Days Repo Rate”. Menurut Gubernur Bank Indonesia, perubahan ini dibikin untuk lebih memperdalam aktivitas pasar keuangan. Bahkan menurut Deputi Gubernur Bank Indonesia Mirza Adityaswara, pasar keuangan sangat kecil aktivitasnya.

[caption caption="Grafik OM - Ilustrasi: dailyfx.com"][/caption]Soal ini, para pejabat Bank Indonesia (BI) memberikan penjelasan kepada masyarakat melalui video conference bersama para wartawan. Dan berikut sedikit kesimpulan dari hasil video conference yang bisa memberi pemahaman masyarakat secara umum (awam).

Apakah makna Operasi Moneter (OM)?

Secara sederhana, di kehidupan perbankan, setiap hari selalu ada kegiatan pinjam meminjam. Umumnya, nasabah pinjam ke bank. Tapi bank juga meminjam dari bank lainnya. Pembahasan pun dibatasi pada aktivitas pinjam-meminjam antar bank. Karena aktivitas pinjam-meminjam antar bank selama ini masih rendah. Perbankan masih cenderung meminjam ke BI. Sehingga BI, dalam hal ini, memiliki Lending Facility (LF) yakni fasilitas khusus bagi perbankan yang kekurangan dana. Untuk bank yang kelebihan dana dan ingin disimpan di BI, ada fasilitas Deposit Facility (DF). Lalu LF maupun DF, punya acuan suku bunga. OM akan mempengaruhi suku bunga LF dan DF.

Apakah makna LF dan DF?

Idealnya, aktivitas pinjam-meminjam antar bank berlangsung lebih sering. Tapi saat ini sebaliknya, aktivitas jarang. Adapun bila bank meminjam ke BI, maka suku bunga LF di BI adalah di atas BI Rate (suku bunga acuan). Saat ini BI Rate sebesar 6,75% dengan suku bunga LF 7,25% per bulan. Artinya bila perbankan yang kekurangan dana dan memutuskan meminjam ke BI, mereka harus membayar bunga LF sebesar 7,25% sesuai ketetapan BI. Begitu pula bila bank ingin menyimpan uangnya di BI. Bunga simpanan DF di BI adalah 4,25% per bulan. Maka dapat dilihat bahwa suku bunga LF adalah 0,5% di atas BI Rate dan DF terpaut 2% di bawah BI Rate.

Bagaimana OM mempengaruhi LF dan DF?

Sebaiknya suku bunga LF dan DF tidak terpaut jauh berbeda dengan BI Rate. Pada kondisi saat ini (per bulan), LF terpaut 0,5% dari BI Rate sementara DF terpaut 2% dari BI Rate. Idealnya keduanya terpaut 0,5% dari BI Rate. Dalam hal ini, OM akan membawa BI Rate mendekati DF. Caranya, dengan memangkas waktu. Ada aktivitas pinjam-meminjam antar bank yang hanya sehari, sepekan, dua pekan, bahkan sebulan, tergantung kebutuhan bank yang bersangkutan. Karena semakin lama jangka waktu pinjaman, maka bunga semakin besar atau semakin menjauh dari BI Rate. Sehingga BI akan membagi suku bunga acuan sesuai waktu pinjaman.

Berapa lama waktu acuan suku bunga nantinya?

Bila selama ini BI Rate adalah 6,75% per bulan, maka mulai 19 Agustus 2016 akan dibuat menjadi 5,5% per pekan. Namanya pun berubah menjadi BI 7-Days Repo Rate. Namun hal ini bukan berarti BI Rate menghilang. Sikap (stance) BI atas kebijakan BI Rate tidak berubah. Suku bunga acuan tetap BI Rate.

Apakah BI 7-Days Repo Rate akan pengaruhi suku bunga deposito?

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Money Selengkapnya
Lihat Money Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun