Alur (grooving) pada benda kerja dibuat dengan tujuan untuk memberi kelonggaran ketika memasangkan dua buah elemen mesin, membuat baut dapat bergerak penuh, dan memberi jarak bebas pada proses gerinda terhadap suatu poros. Dimensi alur ditentukan berdasarkan dimensi benda kerja dan fungsi dari alur tersebut. Bentuk alur ada tiga macam yaitu: kotak, melingkar, dan V. Untuk bentuk-bentuk alur tersebut pahat yang digunakan diasah dengan mesin gerinda disesuaikan dengan bentuk alur yang akan dibuat. Kecepatan potong yang digunakan ketika membuat alur sebaiknya setengah dari kecepatan potong bubut rata. Hal tersebut dilakukan karena bidang potong proses pengaluran relatif lebar.
  Proses yang identik dengan pembuatan alur adalah proses pemotongan benda kerja (parting). Proses pemotongan ini dilakukan ketika benda kerja selesai dikerjakan dengan bahan benda kerja yang relatif panjang.
  Beberapa petunjuk penting yang harus diperhatikan ketika melakukan pembuatan alur atau proses pemotongan benda kerja adalah :
- Cairan pendingin diberikan sebanyak mungkin.
- Ujung pahat diatur pada sumbu benda kerja.
- Posisi pahat atau pemegang pahat tepat 90o terhadap sumbu benda kerja.
- Panjang pemegang pahat atau pahat yang menonjol ke arah benda kerja sependek mungkin agar pahat atau benda kerja tidak bergetar.
- Dipilih batang pahat yang terbesar.
- Kecepatan potong dikurangi (50% dari kecepatan potong bubut rata).
- Gerak makan dikurangi (20% dari gerak makan bubut rata).
- Untuk alur aksial, penyayatan pertama dimulai dari diameter terbesar untuk mencegah berhentinya pembuangan beram.
DAFTAR PUSTAKA
Â
Hercus PF. (1980). Text book of turning. South Australia: F.W. Hercus PTY. Limited, Thebarton.
Lascoe N P, (1973). Machine shop operation and setup. American Technical Publisher, Inc. Ilinois.
PMS, (1978). Teknik Bengkel 2. Bandung: PMS Bandung.
Taufiq Rochim (1978). Proses Pemesinan. Bandung: HEDSP, Bandung.
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI