Mohon tunggu...
Hardius Usman
Hardius Usman Mohon Tunggu... Dosen - Humanitarian Values Seeker in Traveling

Doktor Manajemen Pemasaran dari FEUI. Dosen di Politeknik Statistika STIS. Menulis 17 buku referensi dan 3 novel, serta ratusan tulisan ilmiah populer di koran. Menulis hasil penelitian di jurnal nasional maupun internasional bereputasi. Mempunyai hobby travelling ke berbagai tempat di dunia untuk mencari nilai-nilai kemanusiaan.

Selanjutnya

Tutup

Trip Artikel Utama

Mencari Makna di Lauterbrunnen, Grindelwald, dan Brienz

6 Juni 2020   12:38 Diperbarui: 7 Juni 2020   17:55 647
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Grindelwald (Sumber: Koleksi Pribadi)

Ketika menatap Tembok Berlin, kita tidak sekadar menatap runtuhan tembok yang pernah membatasi Jerman Barat dan Jerman Timur, melainkan persaudaraan manusia tidak akan dapat dibatasi oleh kekejaman. 

Begitu juga Lauterbrunnen, Grindelwald dan Brienz, bukan sekadar pemandangan indah, melainkan betapa alam tidak pernah pamrih melayani manusia. 

Oleh sebab itu, agar alam terus melayani kita, dibutuhkan kebijakan manusia untuk melestarikannya. Keramahan manusia pada alam akan kembali pada manusia sendiri dengan nilai yang tak dapat dihitung dengan uang.

Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Trip Selengkapnya
Lihat Trip Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun