Saat berdekatan denganmu ada sesuatu yang tidak mampu untuk ku ungkapkan. Aku bertanya-tanya inikah yang dinamakan cinta? Belum pernah aku merasakan hal seperti ini. Kau memiliki perbedaan dengan perempuan-perempuan yang pernah kujumpai. Perbedaan ini yang membuatku tertarik padamu.
Bersamamu aku merasa seakan dunia hanya milik kita berdua. Senyummu mampu mengalahkan manisnya gula pasir. Dalam mimpi-mimpiku selalu hadir dirimu dengan beribu-ribu cerita indah, yang membuatku berharap dapat terwujud semua mimpiku ini. Semua masalah ku seakan hilang begitu saja ketika aku mengatakannya padamu.
"Kita tidak bisa bersatu karena ada tembok yang begitu besar memisahkan kita yakni kepercayaan kita" ucapnya kala terakhir kami bertemu. Ini menjadi pertemuan terakhir kami berdua. Semua yang kulakukan menjadi hampa tanpa hadirnya dirimu. Tembok besar ini tidak mampu tuk ku lalui. Kau pergi beriringan dengan hujan malam itu.
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H