Menurut jurnal ilmiah berjudul Side effects of anabolic androgenic steroids abuse, yang dipublikasikan di International Journal of Sports Medicine, pemberian steroid anabolik androgenik dosis tinggi dapat memengaruhi produksi sperma.
Penggunaan steroid anabolik yang berkepanjangan dapat membuat ukuran testis mengecil sehingga jumlah sperma yang di produksi menjadi lebih sedikit. Hal ini akan berpengaruh pada kesuburan pria dan sulit untuk memiliki keturunan.
- Timbul jerawat di beberapa bagian tubuh
Efek samping dari penggunaan steroid yang kedua adalah munculnya jerawat. Steroid dapat meningkatkan produksi minyak oleh kelenjar sebaceous dan membuatnya lebih rentan terhadap infeksi. Jerawat pada orang yang menggunakan obat ini paling sering ditemukan di dada tetapi juga bisa terlihat di punggung, bahu, leher, dan wajah.
- Disfungsi ereksi
Steroid anabolik dapat menyebabkan disfungsi ereksi karena kerja aromatase (enzim yang bertanggung jawab untuk langkah penting dalam biosintesis dari estrogen), sehingga menghasilkan estrogen tingkat tinggi. Meskipun tingkat fisiologis estrogen diperlukan untuk fungsi seksual pria, dosis tinggi serta ketidakseimbangan testosteron dan estrogen, dapat menyebabkan disfungsi seksual, termasuk disfungsi ereksi.
- Kerontokan pada rambut
Konsumsi steroid dapat meningkatkan kadar DHT (dihidrotestosteron) dalam tubuh, menyebabkan kerontokan rambut yang signifikan. Peningkatan kadar DHT akan merusak folikel rambut. DHT akan menempel pada folikel sehingga menyebabkan peradangan. Pada akhirnya, rambut-rambut rusak ini akan mulai rontok.
      Jika kamu ingin membesarkan massa otot, alangkah baiknya dilakukan dengan metode-metode yang alami dan tidak membahayakan bagi tubuh, bukan dengan cara instan seperti menggunakan steroid. Melakukan latihan olahraga angkat beban dan mengonsumi makanan yang kaya akan nutrisi dan protein sudah lebih dari cukup untuk membuat ototmu berkembang lebih besar. Kuncinya adalah tetap konsisten menjaga pola hidup yang sehat dan tetap aktif bergerak setiap harinya.
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H