MTSC (Mario Teguh Super Club) adalah halaman Facebook dengan jumlah follower ketiga terbesar di dunia. Kemarin admin MTSC mengumumankan sebuah "maklumat" sebagai berikut :
Sahabat Indonesia yang super,
Kami mohon perhatian baik Anda, bahwa
MTSC Moderator Team kemarin menghapus keanggotaan dari sekitar 20 Super Fans yang menggunakan bahasa yang tidak santun dan menghujat.
Kami mengijinkan perbedaan pendapat, TAPI perilaku yang tidak menghormati sesama TIDAK DAPAT DITERIMA dalam pergaulan di MTFB yang ramah dan santun ini.
Terima kasih dan salam super,
MTSC Moderator Team
Akhir-akhir ini saya memang agak tidak suka membaca berita atau atau postingan-postingan di forum online, terutama berita yang bisa dikomentari oleh "visitors". Saya yakin mereka yang akrab dengan media-media online adalah orang yang berpendidikan tinggi. Tapi mengapa bahasa yang mereka gunakan untuk mengomentari berita adalah bahasa yang penuh permusuhan, rasis, sara, menghina dan jorok. Saya tidak bisa membayangkan apakah di sekolah atau kampus para komentator itu ada pelajaran budi pekerti.
Cobalah Anda buka halaman utama di forum yahoo berita dan lihatlah komentar-komentarnya. Pasti ada saja komentar yang bernada hinaan dan caci maki dengan kata-kata kasar. Bahkan saya pernah membaca komentar ada member yang mengeluarkan(menuliskan) kata-kata sangat kotor (maaf) seperti kata-kata bersetubuh dalam bahasa gaul, atau kata-kata private body.
Alangkah baiknya apabila forum-forum online yang mempunyai reputasi tinggi dan dijadikan referensi untuk berita-berita untuk di-share ke media-media sosial seperti Facebook atau Twitter menyeleksi membernya seperti apa yang dilakukan oleh MTSC. Setiap member yang berkomentar dengan bahasa yang tidak pantas diberi peringatan atau diblock untuk berkomentar atau bahkan mungkin didelate.
Saya tidak tahu bagaimana kebijakan admin di kompasiana ini karena saya tidak suka mengomentari suatu postingan yang kontroversial. Saya hanya berkomentar untuk menyanggah suatu postingan yang menurut saya tidak sesuai dengan kenyataan. Saya berharap kita bisa saling berargumentasi dan berdebat dengan elegan..
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H
Lihat Pendidikan Selengkapnya