Mohon tunggu...
guntursamra
guntursamra Mohon Tunggu... Buruh - Abdi Masyarakat

Lahir di Bulukumba Sulawesi Selatan. Isteri : Samra. Anak : Fuad, Afifah

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Heran

1 April 2019   11:13 Diperbarui: 1 April 2019   11:21 67
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

Mesti kuakui, aku terkadang risih melihatnya

Anak kecil yang hampir seumur anak lelakiku

Memikul keranjang pasirnya

Dari pinggir sungai ke atas mobil truk

Tak kenal lelah dari pagi sampai sore

Pagi kemarin....

Tak bisa kuingkari, aku selalu malu memandangnya

Bapak dekil setengah baya itu

Mendorong gerobak berisikan kardus bekas yang dipungutnya dari tempat sampah

Dua orang anaknya tertidur pulas di atas kardus bekas dalam gerobak itu

Siang tadi.....

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun