Hari Rabu minggu ini (11 Januari 2023) adalah hari kedua di mana Pejabat dan ASN lingkup Pemprov NTT wajib mengenakan busana Pramuka. Sesuai dengan Surat Edaran Gubernur NTT No. 025/56/Bo2.1 yang ditujukan kepada seluruh pimpinan perangkat daerah. Isinya, bahwa seragam Pramuka digunakan setiap hari Rabu.
Edaran tersebut, menyusul Instruksi Gubernur NTT dengan nomor BU.420/01/018.Pra/2021 tentang Pembentukan Gugus Depan (Gudep) Pramuka. Pemberlakuan pemakaian seragam Pramuka ini, nampaknya untuk mendukung pembentukan Gudep Gerakan Pramuka di 968 sekolah.
Target pembentukan Gudep di sekolah-sekolah, telah ditetapkan oleh Dinas Dikbud Provinsi NTT dengan menggandeng Kwarda Pramuka. Demikian diberitakan oleh beberapa media lokal per Desember 2022.
Lalu pertanyaan naif dari kami sebagai warga, di mana koneksi antara pembentukan Gudep di sekolah dengan kewajiban PNS berseragam Pramuka lengkap setiap hari Rabu? Dan para pemakai busana Pramuka ini bakal disebut sebagai Pramuka apa? Siaga, Penggalang, Penegak, Pendega, Pembina?
Bagi yang pernah belajar kegiatan kepramukaan, mungkin mengerti tentang beberapa ciri khas Pramuka. Namun bagi yang belum pernah, nampaknya bakal kesulitan menjawab manakala ada yang iseng bertanya, misalnya bertanya tentang makna lambang Pramuka yang ada di baju, atau iseng menanyakan bagaimana Tepuk Pramuka, mencari jejak, dan lain-lain.
Pakaian Kantor Pegawai Pemprov NTT
Dengan penambahan pakaian Pramuka, maka setiap minggu para ASN lingkup Pemprov NTT akan mengenakan pakaian dinas mereka seperti Keki di hari Senin. Juga ada seragam lain berupa Korpri dan PGRI bagi guru. Lalu sarung tenun ikat motif daerah NTT (Selasa dan Jumat), pakaian Pramuka setiap hari Rabu, pakaian motif daerah di hari Kamis, dan pakaian yang ditetapkan oleh instansi di hari Sabtu.
Lumayan ya, perlu memiliki pakaian-pakaian dimaksud. Sebab tidak mungkin pinjam setiap minggu pada tetangga, saudara, sahabat atau sewa. Yang disebut terakhir nampaknya tak mungkin, sebab menyewa pakaian untuk satu hari saja itu sangat mahal. Apalagi untuk setiap minggu.
Banyaknya pakaian tersebut, lumayan membuat para pegawai keteteran. Yang pasti, terkait dengan biaya yang harus dikeluarkan untuk mendapatkan pakaian-pakaian kerja tersebut. Gaji para PNS toh idak sama. Ada yang kecil dan ada yang lumayan besar. Tentu saja, kebutuhan untuk membiayai kehidupan keluarga mereka pun sangat banyak.