Mohon tunggu...
Rasull abidin
Rasull abidin Mohon Tunggu... Auditor - Sekelumit tentang kita

hidup itu indah

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Menjemput Impian

15 April 2018   19:25 Diperbarui: 15 April 2018   19:28 580
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Photo by. Suryamalang.com

Diatas kereta jurusan tanah abang ia duduk merenung,

Ada gambar kusut wajah emaknya di jendela kaca

Ada gambar wajah riang tiga adiknya menahan lapar,

Tapi bagaimana menggambarnya ?

Mata mungilnya mengarah pada jok jok stainless,

Lalu menghempas nafas panjang

Diatas kereta ia memeluk ransel buramnya,

Ia tegakkan duduknya, waktu ia genggam dalam kepalan

Setinggi matahari dilangit

Menggema raung kereta meminta jalan

Ia menengadahkan pikiran antara pergulatan dan cita,

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun