Juru taktik Manchester United yaitu Ole Gunnar Solskjaer memulai musim 2020/2021 tidak sesuai ekspektasi. Terutama di ajang Premier League Inggris, Manchester United telah menelan dua kekalahan dari tiga pertandingan yang telah dijalankan. Dua kekalahan tersebut terjadi di Old Trafford, kandang mereka sendiri.
Kekalahan perdana terjadi saat menjamu Crystal Palace di kompetisi Premier League pada Sabtu (19/09/2020). W. Zaha berhasil mempecundangi mantan teamnya dengan skor 1-3. Akhirnya, kemenangan diraih pada kelanjutan Premier League, Sabtu (29/09/2020) Manchester United berhasil membawa pulang 3 poin pada saat bertandang ke markas Brighton and Hove Albion dengan skor 2-3.
Masih di kompetisi Premier League, Minggu (4/10/2020) pasukan Ole Gunnar Solskjaer dibantai habis-habisan di Old Trafford oleh Tottenham Hotspur. Pasukan Jose Mourinho mempermalukan Paul Pogba dkk dengan skor 1-6.
Kini telah memasuki jeda internasional, ada beberapa hari buat Ole Gunnar Solskjaer agar meracik strategi untuk menatap pertandingan seram yang akan dijalani.
Setelah jeda internasional berakhir, tepatnya Minggu (18/10/2020) Manchester United akan bertandang ke St James' Park kandang Newcastle United. Memang benar, laga tersebut tidak susah bagi klub sebesar Manchester United untuk mengalahkan Newcastle United.Â
Tapi faktanya, Newcastle United sedang berada di peringkat sembilan Premier League dengan mengumpulkan 7 poin dari 3 pertandingan dan hanya selisih 5 poin dari pemuncak klasemen, Everton. Sedangkan Manchester United bertengger di posisi ke 16 dengan hanya mengumpulkan 3 poin dari 3 pertandingan.
Setelah bertandang ke St James' Park, pasukan Ole Gunnar Solskjaer akan terbang ke Paris untuk berkompetisi di babak penyisihan grup Liga Champions. Manchester United akan memulai Liga Champions dengan menghadapi Paris Saint-Germain pada Rabu (21/10/2020).