Libur telah tiba!
Sudah sejak minggu terakhir Juli negara bagian kami Baden-Wuerttemberg sudah masuk Sommerferien atau liburan musim panas selama seminggu. Liburan akan berakhir tanggal 14 September nanti. Enam minggu liburan terhitung sangat panjang, lho ya.
Sementara itu, negara bagian lain sudah selesai liburannya. Sistem gantian seperti itu supaya menghindari kemacetan dan permasalahan lain yang bisa timbul jika semua libur secara bersama-sama di seluruh Jerman.
Ingat, penduduk Jerman ada 81 juta. Andai semua libur dan ada di jalan, pasti rasanya nggak nyaman dan nggak aman. Gambarannya seperti mudik barengan pas lebaran di tanah air. Macet, kan?
Masa pandemi, liburan ke mana?
Ingin rasanya ke Indonesia.
Ingin rasanya mengunjungi negara tetangga seperti Swiss, Austria atau Prancis.
Ingin rasanya terbang ke Yunani, Afrika atau Amerika.
Tetapi seperti anjuran pemerintah supaya masyarakat berlibur di dalam Jerman saja, kami menurut. Toh, itu untuk keuntungan kami juga. Walaupun seorang mantan pilot Lufthansa yang kami temui di sebuah cafe cerita bahwa 80% pesawat sudah mulai beroperasi, kami tetap tidak membeli tiket pesawat selembarpun.
Alasannya:
- Sejak masa liburan di Jerman, jumlah pasien Covid-19 semakin bertambah. Beberapa anggota masyarakat mulai khawatir gelombang II akan tiba jika semua tidak ikut berpartisipasi dalam mengerem penyebaran virus dengan cara mematuhi protokol kesehatan.
- Berada di rumah saja sebenarnya sudah menyenangkan, kok. Lingkungan kami di Blackforest memiliki kekayaan alam yang luar biasa indah dan menarik. Menikmati apa yang ada saja terlebih dahulu.
- Menggunakan dana pos liburan untuk simpanan demi menutup kebutuhan tidak terduga lebih baik. Maklum, masa pandemi ekonomi sedang kacau. Kami harus pandai mengendalikan keuangan.
Teman-teman, hutan adalah langganan kami untuk menghirup udara segar dan membuang rasa bosan di masa karantina sejak Maret lalu. Kali ini kami ingin mencari beberapa alternatif, maksudnya agar anak-anak tidak bosan.