Mengenal kata wisata sudah tentu membayangkan kegiatan jalan-jalan ke luar kota atau ke daerah-daerah yang memiliki objek wisata. Sudah tentu kegiatan wisata itu dilakukan di hari libur. Baik bersama teman maupun keluarga atau dalam komunitas-komunitas.
Pemandian alam Sembahe adalah objek wisata alam yang terletak di Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara (Sumut). Sebagai lokasi pemandiannya adalah jalur sungai. Sungai ini dinamakan Sungai Lau Biang yang berhulu di Bukit Barisan dari Kabupaten Karo.
Objek wisata pemandian alam yang terletak di Kecamatan Sembahe, Deli Serdang ini ditempuh dengan durasi waktu 1 jam dari Medan. Lokasinya terletak antara jalan raya Medan – Berastagi. Dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan baik mobil maupun motor.
Biasanya lokasi ini ramai dikunjungi pada hari-hari libur biasa atau hari libur nasional. Seperti pada hari libur Tahun Baru Imlek, Sabtu ( 28 Januari) yang lalu, pengunjung yang datang ramai sekali. Umumnya adalah rombongan keluarga untuk menghabiskan masa liburnya disana. Tidak sedikit pula para remaja-remaja ABG.
Wisata tarbiyat ini tidak jauh berbeda dengan wisata dalam bentuk outbond yang berisi permainan yang edukatif. Oleh Jemaah Ahmadiyah dalam edukasinya untuk wisata tarbiyat ini juga di isi dengan ceramah agama. Jadi ada keseimbangan edukasi antara fisik dan rohani.
Ceramah agama disini bisa berupa tema; hubungan menjaga persatuan bangsa atau dalam hal fikih kemanusiaan umumnya. Tapi untuk kali ini tema yang diangkat adalah tentang pernikahan.
Objek wisata pemandian alam Sembahe yang terletak di kaki perbukitan ini memiliki hawa yang sangat sejuk. Dengan air sungai yang jernih sangat bagus untk melepas penat atau lelah sehabis rutinitas kerja atau belajar. Pada musim penghujan memang air sungai tersebut sedikit jadi keruh /tidak jernih.
Bila hujan datang, kepada pengunjung dilarang keras untuk mandi. Dikhawatirkan air bah yang sewaktu-waktu akan datang dari hulu. Meskipun demikian objek wisata pemandian disini tetap memberikan rasa aman. Karena untuk pengawasan, ada warga setempat yang bertugas.
Dalam pengamatan saya, ada sekitar 7 titik lokasi yang dijadikan sebagai pemandian alam. Menurut info dari warga setempat, ada satu investor lokal yang menggarap keberadaan objek wisata pemandian alam Sembahe, yang ketika itu penulis lihat dari mobil sedang dalam pembangunan.
Ditengah cuaca mendung sedikit gerimis, acara ini berlangsung sangat menarik. Para orang tua yang memiliki anak yang sudah remaja pun jadi tersipu malu. Dalam uraian ceramah yang disampaikan oleh Mubaligh muda – Bpk M. Nasrun menyinggung peranan orang tua tidak bisa ditinggalkan. Artinya orang tua juga terlibat aktif untuk mendorong putera-puteri mereka mencari jodoh sesuai nizam (tatanan) yang berlaku dalam agama Islam, terutama dalam aturan organisasi Jemaah Ahmadiyah.
Acara yang digelar dipinggir sungai ini menambah kesan bagi kawula muda Jemaah Ahmadiyah. Materi ceramah yang disampaikan oleh mubaligh begitu terkesan. Setidaknya menambah spirit baru dalam hal berusaha mendapatkan jodoh yang diharapkan.