Bitcoin Halving adalah sebuah event penting dalam dunia cryptocurrency, khususnya bagi Bitcoin, aset digital paling terkenal dan berpengaruh saat ini. Event ini secara otomatis terjadi setiap empat tahun sekali dan memiliki dampak signifikan terhadap jumlah Bitcoin yang dihasilkan oleh penambang serta secara luas memengaruhi ekosistem Bitcoin, termasuk investor yang terlibat di dalamnya. Sayangnya, dampak psikologis dari Bitcoin Halving terhadap investor sering kali dilupakan, padahal hal tersebut justru memiliki konsekuensi jangka panjang yang signifikan terhadap perilaku dan keputusan investasi dalam pasar cryptocurrency.Â
Apa itu Bitcoin Halving?
Bitcoin Halving adalah momen empat tahunan di mana terjadi pemotongan separuh dari hadiah yang diberikan kepada penambang Bitcoin setiap kali mereka berhasil memverifikasi dan menambahkan blok transaksi baru ke dalam blockchain Bitcoin. Proses ini dirancang untuk mengendalikan inflasi dan untuk memastikan bahwa pasokan Bitcoin akan mendekati batas maksimalnya sebanyak 21 juta BTC secara bertahap.
Ketika Bitcoin pertama kali diciptakan oleh Satoshi Nakamoto, hadiah per blok adalah 50 BTC. Bitcoin sendiri sudah mengalami tiga kali halving. Halving pertama terjadi pada November 2012, memotong hadiah menjadi 25 BTC. Halving kedua terjadi pada Juli 2016, dengan hadiah turun menjadi 12.5 BTC, dan halving ketiga terjadi pada Mei 2020, dengan hadiah berkurang menjadi 6.25 BTC.Â
Sementara Bitcoin halving selanjutnya diprediksi bakal terjadi pada 22 April 2024 ini.Â
Jangan lewatkan kesempatan untuk menyaksikan sejarah tercipta dengan Bitcoin Halving! Kunjungi halaman "Bitcoin Halving Countdown" Bittime sekarang dan bergabunglah dengan jutaan penggemar crypto lainnya dalam menghitung mundur detik-detik menuju event yang akan menentukan masa depan keuangan digital.
Ini bukan sekadar hitungan mundur; ini adalah pintu gerbang kamu menuju masa depan cryptocurrency yang menjanjikan!
Historis Pergerakan Harga Bitcoin
Bitcoin Halving mempengaruhi harga Bitcoin terutama karena dua alasan: pertama, halving mengurangi jumlah Bitcoin baru yang masuk ke pasar, yang dapat menaikkan harga jika permintaan tetap tinggi atau meningkat. Kedua, persepsi dan antisipasi pasar terhadap dampak halving seringkali meningkatkan pembelian sebelum event tersebut, mendorong harga naik.Â
Kombinasi dari pengurangan pasokan baru dan persepsi pasar yang optimis terhadap dampak jangka panjang Halving pada kelangkaan Bitcoin menciptakan kondisi di mana harga Bitcoin bisa mengalami kenaikan signifikan menjelang dan setelah Halving. Namun, penting untuk diingat bahwa pasar cryptocurrency sangat volatil dan dipengaruhi oleh banyak faktor lain selain Halving, termasuk kondisi ekonomi global, perubahan regulasi, dan perkembangan teknologi blockchain.
Saat artikel ini ditulis pada 21 Maret 2024, harga Bitcoin hari ini di market Bittime terpantau berada di level Rp1.051.269.901 . Nilai tersebut telah mengalami kenaikan sebanyak 5.33 persen dalam 24 jam terakhir.Â