Mohon tunggu...
Fitri Dwi Yanti
Fitri Dwi Yanti Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa

Suka Menulis

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Hujan Senja di Musim Pancaroba

24 November 2023   10:31 Diperbarui: 24 November 2023   11:44 165
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

Tetesan embun di sepatu tanda hujan tak reda sore ini 

Kau dan aku masih merasakan rasa yang sama, dingin dan hampa 

Entah mengapa suasana saat sendikala ini seperti sedang bercerita tentang lucunya kita 

Semakin mengalun,hujan membawaku ke pertanyaan: 

Apakah aku dan kamu harus menjadi kita? Ataukah hujan harus bernarasi untuk menjelaskan semua ini? 

Tampaknya kita sedang buta dalam ketidaktahuan. 

Satu hal yang kamu tau 

Dalam ketidaktahuan yang rasanya cekat cekit ini 

Tak ada satu hal pun yang tak aku suka dari 'kita' 

Salah.  Maksudku dari kau dan aku 

... 

Aku mengilhamimu sebagai hujan senja. Coba kumpulkan kata kuncinya! 

Angin dingin yang menyakitkan; candu; indah; tak menentu kapan datangnya

Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun