Mohon tunggu...
Fitria Miftakhul Jannah
Fitria Miftakhul Jannah Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Mahasiswa UIN sunan Kalijaga Yogyakarta

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud Pilihan

Pentingnya Penggunaan Seragam Sekolah bagi Siswa

24 Oktober 2023   15:05 Diperbarui: 24 Oktober 2023   15:14 1121
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Seragam sekolah merupakan, standar pakaian yang di tetapkan oleh lembaga pendidikan. Mayoritas setiap sekolah dari berbagai negara memiliki seragam sekolah sebagai pakaian yang di kenakan saat bersekolah. Penggunaan seragam sekolah ditetapkan berdasarkan aturan berbusana di sekolah atau negara yang bersangkutan. 

Seragam sekolah juga menjadi identitas yang membedakan sekolah satu dengan sekolah lain atau jenjang dasar hingga menengah. Menurut Howlette "Seragam memberi siswa rasa memiliki terhadap sekolah tertentu dan menciptakan identitas bagi sekolah di masyarakat," seragam sekolah juga mengajarkan siswa untuk berpakaian rapi dan bangga dengan penampilan mereka.

Seragam sekolah sebagai wadah untuk melatih profesionalisme yaitu dengan adanya beberapa paturan tertentu mengenai desain, warna, dan gaya pakaian yang harus dipatuhi oleh semua siswa Misalnya Atasan Misalnya, kemeja putih dengan logo sekolah, Seragam sekolah biasanya memiliki warna dan desain tertentu yang menjadi identitas sekolah. 

Logo atau lambang juga sering ditempatkan pada seragam untuk membedakan siswa-siswi dari sekolah lain. Kemudian bawahan misalnya, celana panjang atau  rok dengan warna dan potongan tertentu bahkan beberapa sekolah juga menerapkan penggunaan Jas atau Almamater sebagai bagian dari seragam mereka. 

Seragam sekolah juga memiliki kode etik atau peraturan yang harus dipatuhi oleh siswa-siswi dalam hal panjang rok atau celana, yaitu terdapat aturan terkait panjang rok atau celana agar sesuai dengan standar kesopanan di sekolah, juga aksesori yang di kenakan. Beberapa sekolah mungkin mengatur aturan terkait aksesori, seperti pemakaian perhiasan, rambut, atau makeup yang sopan dan tidak mencolok.

Seragam sekolah juga menumbuhkan rasa nasionalisme sehingga mampu menjaga rasa persatuan. Jadi, walaupun terpisah dengan sekolah-sekolah lain, para siswa tersebut memiliki rasa kebanggaan yang sama sebagai bagian dari pendidikan. Siswa tersebut juga memiliki rasa bangga terhadap dirinya karena dapat melanjutkan jenjang sekolah dari tahap ke tahap. 

Di samping itu, seragam sekolah juga dapat mempromosikan rasa bangga terhadap negara karena seragam yang dikenakan siswa sering kali memiliki warna atau pola yang terkait sebagai identitas nasional. Hal ini dapat membantu meningkatkan rasa kesetiaan siswa terhadap negara dan memperkuat rasa solidaritas di antara mereka.

Seragam sekolah telah menjadi topik yang sering di perbincangkan dalam beberapa tahun terakhir. Diharapkan bahwa penggunaan seragam sekolah  dapat membantu mengurangi perbedaan sosial di antara siswa. Alasan mengapa seragam sekolah dapat dianggap sebagai faktor pengurang perbedaan sosial karena seragam sekolah mampu menurunkan tekanan sosial atau ajang pamer antara siswa dari keluarga mampu dan siswa dari keluarga tidak mampu. 

Sehingga ini menjadi hambatan yang perlu di atasi, yaitu dengan cara penetapan penggunaan seragam sekolah di sekolah. Namun, penting perlu diingat bahwa seragam sekolah bukan satu-satunya faktor yang mempengaruhi perbedaan sosial di sekolah. Faktor lain seperti latar belakang ekonomi, budaya, dan kepribadian individu juga dapat berperan.

Meskipun penggunaan seragam sekolah terdapat beberapa alasan baik seperti yang telah disebutkan sebelumnya, ada pula beberapa penolakan yang sering diajukan juga. Berikut ini merupakan beberapa argumen yang sering dikemukakan pada penggunaan seragam sekolah:

1. Pembatasan ekspresi diri. Siswa mungkin merasa terkekang karena tidak bisa memilih pakaian sesuai dengan gaya mereka sendiri. Hal Ini juga dapat mengurangi kreativitas siswa tersebut.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun