Allah mengabulkan permohonan orang tua ku untuk menunaikan ibadah haji membadalkan nenek kami, bersama suami dan anak-anaknya dipenuhi, walaupun dengan hidup sederhana dan apa adanya. Sungguh besar jasa orang tua ku, mengajari ku tentang arti hidup sederhana.Â
Pendaftaran 2009 akhir lalu berangkat tanggal 2015 dengan penantian yang cukup lama.Â
Tanah Arab, negara yang jarang sekali terdapat pepohonan, tetapi manusia dapat hidup Karna kemakmurannya, dengan agama sifat jujur mereka, yamg menolong mereka.
Salah satu, keajaiban disini adalah tanah yang kering, terdapat aliran air, subannallah. Sungguh Allah memberikan mukjizat.Â
Betapa indahnya Masjid Nabawi dan harumnya makam Nabi Muhammad SAW, sungguh rindu dalam hati ingin melihat. Nabi yaang disebut kekasih Allah, benar adanya. Laa Illaa ha illallah. Tiada Tuhan selain Allah. Seorang manusia yang membawa kebaikan bagi umat manusia sungguh harum makamnya, apalagi ketika beliau masih hidup. Allah mencintainya.Â
Ka'bah, rumah Allah yang juga mengeluarkan keharuman. Merinding dan air mata menetes ketika melihat pintu Ka'bah. Ribuan manusia bisa kita disini. Kita mendengar suara orang mengaji yang terhenti, bershalawat serta berzikir.Â
Kita mencari pahala untuk dikumpulkan di akhirat nanti.
Biarlah kami kepanasan disini untuk menunaikan sholat kami. Allah bersama orang - orang yang sabar. Â
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H