Mohon tunggu...
Fhena Annisa
Fhena Annisa Mohon Tunggu... -

Selanjutnya

Tutup

Inovasi

Media dan Pasar Global

13 November 2018   05:28 Diperbarui: 13 November 2018   06:02 242
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Media. Sumber ilustrasi: PIXABAY/Free-photos

Sebelumnya, kita sudah membahas mengenai privatisasi dimana berarti pengalihan tanggung jawab dari publik ke privat (perorangan). Dalam lingkup komunikasi berarti siapapun yang memiliki modal dan sumber daya yang tinggi atau besar, diperbolehkan untuk menciptakan media. 

Pembahasan kali ini tidak terlalu menjauhi lingkup tentang kepemilikan media. Perkembangan teknologi yang semakin canggih ini, sekarang telah membuat perusahaan-perusahaan berskala kecil untuk dapat berekspansi keluar negeri. 

Contohnya salah satu stasiun luar negeri yang tidak asing lagi bagi kita, CNN (Cable News Network). Mulanya, CNN hanya berbasis di Amerika Serikat, namun kini tidak hanya di AS dan Indonesia saja, bahkan di negera-negara lain juga terdapat cabang dari CNN itu sendiri. 

Bahasa pengantar yang CNN gunakan tetaplah memegang teguh bahasa Internasional (bahasa Inggris), namun dalam menyiarkan berita maupun program lainnya disesuaikan dengan bahasa yang dipahami oleh masyarakat di negara tersebut.

Lalu sebenarnya apa kaitan dari media dengan pasar global? Globalisasi merupakan sebuah fenomena yang muncul seiring dengan perkembangan zaman, dimana tentunya globalisasi memiliki dampak positif bahkan negatif yang cukup signifikan, tergantung bagaimana cara orang memandang dan memanfaatkan fenomena tersebut. 

Kembali ke contoh awal, CNN yang mulanya hanya disiarkan di negara yang membentuknya, kini telah bercabang hingga ke luar negeri yang mana hal ini tentu memberikan keuntungan bagi beberapa pihak, seperti masyarakat yang dapat melihat situasi di luar negeri, dapat pula belajar bahasa Inggris dalam bahasa pengantar siaran CNN, dan dampak lainnya yang muncul di masyarakat. 

Selain itu, bagi pemilik atau pencipta CNN tentu lebih mendapat banyak keuntungan, mulai dari saham yang semakin tinggi, popularitas yang semakin meroket berkat munculnya cabang-cabang stasiun CNN, dan tidak tertinggal pula keuntungan ekonominya. 

Hal ini menandakan bahwa pemilik perusahaan tersebut,selain menginginkan stasiun televisinya dapat memberitakan fenomena dan informasi yang akurat dan factual, juga menginginkan keuntungan secara ekonomi. Kita pun bisa menganggap bahwa CNN ini telah muncul di tengah pasar global.

Menjauh dari CNN, globalisasi membawa banyak perubahan mulai dari produk, jasa, hingga gaya hidup masyarakat. Indonesia pun kini telah masuk dalam ranah globalisasi, sehingga tidak sedikit pula pihak yang mulai menciptakan sesuatu yang baru. 

Namun hingga saat ini, mengapa banyak masyarakat khususnya kaum remaja lebih mencintai produk-produk dari luar negeri? Hal ini bisa saja disebabkan karena banyaknya kualitas produk-produk Indonesia kurang baik dengan kualitas produk di luar negeri yang cenderung merupakan negara maju. Lihat saja di sekitar kita, barang-barang bajakan, sepatu atau tas merek KW,dan lain sebagainya.

Namun tidak semua produk dalam negeri seperti itu, ada pula kreativitas para anak muda Indonesia yang kini telah mengharumkan nama Indonesia dan mulai bersaing dengan produk-produk luar, dan produk lokal tersebut pun saat ini sudah banyak digemari oleh masyarakat kita. Contohnya sepeda Polygon,The Eksekutif Indonesia, Grado (merek sepatu kulit asal Bandung namun penjualannya hanya bisa melalui online dan transfer), hingga Gojek. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Inovasi Selengkapnya
Lihat Inovasi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun