Perputaran uang Wagner Group cukup besar, yang menurut hasil riset WSJ mengalir juga ke petinggi-petinggi Kremlin termasuk Putin
Dalam fase ini, nama Yevgeny Prigozhin sebagai pemilik Wagner Group masih belum muncul kepermukaan, ia masih bersembunyi dibelakang layar.
Padahal bukti-bukti bahwa keterlibatan Prigozhin di Wagner Group sudah tercium oleh banyak pihak.
Ia masuk ke Wagner, setelah mendapatkan proyek pengadaan katering yang menyediakan kebutuhan makanan dan minuman dengan nama perusahaan Concord di Angkatan Bersenjata Rusia.
Cuan dari Concord ini, kemudian ia investasikan untuk memperbesar operasi Wagner Group keseluruh dunia, konon katanya hingga saat ini Wagner Group sudah beroperasi di 30 negara di 4 benua.
Ketika, perang Rusia vs Ukraina pecah, operasi Wagner Group di konsentrasikan ke Ukraina tak kurang dari 50 ribu tentara bayaran di bawah kordinasi Wagner Group terlibat dalam perang yang sudah berlangsung lebih dari satu tahun tersebut.
Disinilah, nama Yevgeny Prigozhin muncul kepermukaan, ia terang-terangan menyatakan bahwa dirinya adalah pimpinan sekaligus pemilik Wagner Group.
Untuk menambah jumlah tentaranya ia kemudian mengajukan izin kepada Pemerintah Rusia, untuk memberdayakan narapidana yang berada di penjara-penjara di seluruh wilayah Rusia.
Iming-iming yang ditawarkan kepada para napi itu adalah, jika sudah bertempur sekurang-kurangnya 6 bulan maka otomatis napi tersebut bebas murni.
Sempat menjadi pro dan kontra akhirnya Pemerintah Rusia mengijinkan rencana Prigozhin tersebut.
Dalam video yang diperoleh SWJ, terlihat mobilasi narapidana memang terjadi, Â mereka diangkut dengan menggunakan kendaraan angkut penjara ke pesawat-pesawat pengangkut raksasa milik milter Rusia menuju ke daerah-daerah perang di Ukraina seperti Donbas, Bakmuth dan wilayah di sekitar Kyiv, Ibukota Ukraina.