Semarang (11/8/2022), Muktiharjo Kidul merupakan salah satu kelurahan di Kecamatan Pedurungan, yang termasuk daerah langganan banjir dimusim penghujan. Banjir tersebut tidak hanya menghambat aktivitas namun juga menimbulkan berbagai kerugian bagi warga setempat. Â Menanggapi hal tersebut, Febri Tria Soliha, mahasiswi Teknik Geologi Universitas Diponegoro, berinisiatif membuat peta kerawanan banjir Kelurahan Muktiharjo Kidul dalam kegiatan KKN TIM II Universitas Diponegoro tahun 2022 sebagai salah satu tindakan mitigasi kebencanaan.
Pembuatan peta kerawanan banjir tersebut dilakukan menggunakan metode overlay pada 3 parameter yaitu curah hujan, kelerengan dan tutupan vegetasi, dengan menggunakan software Arc Gis 10.3. Penggunaan software ini memanfaatkan Sistem Informasi Geografis (SIG) yang dapat menjelaskan dan mempresentasikan objek daerah rawan banjir dalam bentuk digital. Dalam pembuatan peta ini juga dilakukan validasi data lapangan terkait titik-titik yang pernah mengalami banjir dengan tujuan agar data yang dihasilkan benar-benar menunjukan daerah yang rawan akan banjir. Peta kerawanan banjir ini diharapkan dapat menambah data inventarisasi kelurahan dan dapat dipakai untuk perencanaan pengendalian serta peringatan dini (early warning system) sehingga dapat meminimalkan dampak negatif bencana banjir yang terjadi.
(Dokumentasi Penyerahan Peta Kerawanan Banjir pada Pihak Kelurahan Muktiharjo Kidul, dok. pribadi)
Penulis: Febri Tria Soliha – Teknik Geologi
Dosen pembimbing: Dr. Ir. Wahju Krisna Hidajat., MT
Lokasi: Muktiharjo Kidul. Kecamatan Pedurungan
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H