Siapa sangka kalo Rumah Sakit memiliki Perpustakaan?
Perpustakaan sendiri memiliki beberapa jenis antara lain Perpustakaan Nasional, Perpustakaan Umum, Perpustakaan Khusus, Perpustakaan Perpustakaan Perguruan Tinggi dan Perpustakaan Sekolah. Perpustakaan yang ada di rumah sakit termasuk kedalam jenis perpustakaan khusus untuk pemustaka kalangan tenaga medis seperti Perawat, Dokter Spesialis, Residen, Koas dan lain - lain. Perpustakaan khusus memiliki peran sebagai penunjang penyelesaian program lembaga yang bersangkutan, yang tujuannya hanya diperuntukkan bagi para pegawai lembaga tersebut.Â
Aziz Alfarisy selaku Pustakawan Perpustakaan RSUP Dr. Kariadi Semarang membuat sebuah program Integrasi Perpustakaan. Program tersebut mulai dilaksanakan pada awal tahun 2022. Program Integrasi Perpustakaan sendiri merupakan penyatuan database koleksi dari seluruh KSM (Kelompok Staff Medik) yang ada di RSUP Dr. Kariadi. Perpustakaan RSUP Dr. Kariadi membutuhkan tenaga SDM yang lebih untuk mewujudkan program tersebut. Maka dari itu, Perpustakaan RSUP Dr. Kariadi mulai membuka lowongan magang bagi para mahasiswa program studi Ilmu Perpustakaan. Â Program magang tersebut diikuti oleh 4 orang Mahasiswa Semester 5 program studi Ilmu Perpustakaan Universitas Diponegoro Semarang. Artikel ini dibuat untuk membagikan hal - hal menarik dan program yang kami lakukan selama magang di Perpustakaan RSUP Dr. Kariadi.
INTEGRASI PERPUSTAKAAN
Kalian kesel ngga si kalo lagi nyari informasi tapi harus pindah sana pindah sini? Sama, kita juga kesel! Ribet banget ngabisin banyak waktu!! Nah selama kita magang di Perpustakaan RSUP. Dr. Kariadi kita jadi tahu nih kalo ada program yang namanya Integrasi Perpustakaan. Integrasi data merupakan proses menggabungkan atau menyatukan dua atau lebih sebuah data dari berbagai sumber database yang berbeda kedalam sebuah penyimpanan seperti gudang data (data warehouse). Data koleksi perpustakaan RSUP Dr. Kariadi hanya terbatas data yang dimiliki oleh Kelompok Subtansi Pendidikan dan Penelitian dan belum terintegrasi dengan KSM atau Unit Kerja lain di RSUP Dr. Kariadi, sehingga pemustaka harus datang ke unit kerja terkait untuk melihat koleksi yang akan dicari. Salah satu solusi dari masalah tersebut adalah integrasi data koleksi perpustakaan.
PROMOSI PERPUSTAKAANÂ
Secara etimologi, istilah branding berasal dari kata "brand" yang berarti merek. Istilah brand sendiri pertama kali diperkenalkan pada abad ke-19 oleh para peternak asal Eropa. Mereka biasa memberi tanda kepemilikan berupa cap besi panas di tubuh hewan-hewan ternak mereka. Aktivitas mereka itu dikenal dengan sebutan "burn" dalam Bahasa Inggris atau "brennen" dalam bahasa Jerman. Brand merupakan identitas unik yang membedakan antarsesama, baik antarmanusia maupun antarproduk. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa kegiatan branding adalah aktivitas pencitraan yang dilakukan agar sebuah merek atau sosok terlihat berbeda dari merek lain, sehingga menarik dan mudah diingat oleh masyarakat.
Perpustakaan RSUP. Dr. Kariadi juga nggamau ketinggalan nih dalam urusan membranding diri. Perpustakaan melakukan branding melalui konten-konten instagram yang di upload pada laman instagram @perpus.rskariadi. Konten yang ada di laman Instagram Perpustakaan RSUP Dr. Kariadi dibuat oleh Mahasiswa Magang Lhoo. Jadi jangan mau ketinggalan berita terkini serta keseruan-keseruan dari Perpustakaan RSUP. Dr. Kariadi dengan cara follow akun instagram @perpus.rskariadi!!
Pengajuan HAKI
Pada tanggal 2 Januari 2023. Mahasiswa Melakukan kunjungan ke Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia untuk mengurus Hak Cipta dan Hak Paten terkait karya-karya yang diciptakan oleh civitas akademika RSUP Dr. Kariadi.