Mohon tunggu...
Fatmi Sunarya
Fatmi Sunarya Mohon Tunggu... Penulis - Bukan Pujangga

Penulis Sederhana - Best in Fiction Kompasiana Award 2022- Kompasianer Teraktif 2020/2021/2022 - ^Puisi adalah suara sekaligus kaki bagi hati^

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Maaf, Aku Kalah dalam Kenang

26 Februari 2022   12:22 Diperbarui: 26 Februari 2022   12:26 311
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi https://www.piqsels.com/id/public-domain-photo-siklh

Ilalang usah dipetik
Cukup menemani dikau dalam penat kelana
Aromanya tak seharum kembang cantik
Tetesan peluh telah memberi aroma berbeda

Pintu kokoh usah kau ketuk
Tuli telah menulikan telinga
Tak kudengar rayuan muluk
Ruang hati kosong berjelaga

Jangan jatuh cinta tergesa
Sedang kubebat luka yang mematikan gairah
Yang kubawa meniti hari gersang nelangsa
Maafkan, kenang masih membunuh kalah

FS, 26 Februari 2022

Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun