Tak lama setelahnya, lampu hijau menyala. Aku menarik gas motorku perlahan sambil berlalu melanjutkan perjalanan. Tapi pemandangan yang baru saja kusaksikan mengusik pikiranku dan terus berbisik di dalamnya. Berisik.Â
Dalam hatiku berkata, "bukan kamu satu-satunya manusia yang sedang berusaha, bukan bebanmu yang paling berat di dunia, semua yang kamu keluhkan tidak ada apa-apanya dibanding mereka yang baru saja kau temui." Aku merasa tertampar oleh gumam hatiku sendiri. Bukankah selama ini aku terlalu sering mengeluh dan bersikap seolah akulah yang memikul beban paling berat di dunia ini. Tidak. Ternyata selama ini aku salah.Â
Ada dua manusia, dua bapak-bapak yang baru saja kulihat di tepi jalan tadi adalah manusia-manusia hebat. Bisa jadi beban mereka lebih berat. Menafkahi keluarga, menyekolahkan anak-anak mereka, dan tentu saja untuk dirinya sendiri pula. Sedangkan aku? Menikah saja belum, ngasih orangtua juga jarang, sekali ngasih juga tidak seberapa. Tapi kenapa aku selalu merasa kurang?
Perlahan aku mulai meraba diriku sendiri. Menggali kembali apa saja yang sudah kulalui, apa saja yang sudah kulakukan, dan apa saja yang sudah kuberikan untuk orang lain. Dalam perjalanan menuju medan perang pagi ini aku merasa ingin menghitung seberapa banyak manfaat yang sudah kuberikan kepada sesama. Sebentar.Â
Kepada orangtua yang membesarkanku dari kecil pun rasa-rasanya aku lebih sering mengabaikan, menomor duakan, dan selalu mengutamakan diriku sendiri. Kendati demikian, aku tak pernah merasa cukup apalagi puas. Sebenarnya apa yang aku cari? Sebenarnya apa yang aku mau? Entahlah.Â
Satu yang kutahu pasti, aku tak boleh terus begini. Perjalananku menuju medan perang pagi ini benar-benar membuatku berpikir. Â Aku terus menggali dan meresapi. Ada banyak hal yang tengah meluruhkan sebagian egoku.
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI