Mohon tunggu...
FARHAN ABDUL AZIZ
FARHAN ABDUL AZIZ Mohon Tunggu... Mahasiswa - mahasiswa semester 1 Universitas Pembangunan Jaya jurusan Akuntansi,

Memiiki hobi membaca, bermain games, riding, dan travelling. Saya juga merupakan Student Ambassador Universitas Pembangunan Jaya

Selanjutnya

Tutup

Healthy

Lebih Baik Rokok Herbal Daripada Rokok Tembakau

16 Desember 2022   18:27 Diperbarui: 16 Desember 2022   18:33 1069
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
https://www.shutterstock.com/id/image-photo/handmade-nicotinefree-cigarettes-lie-smoke-on-2093398633Image caption

Kerap naik daun, rokok herbal sebagai salah satu alternatif peralihan para perokok berat tembakau agar lebih sehat. Sudah banyak orang yang mencari cara agar dapat menghentikan kebiasaan merokok dengan rokok herbal. Dari kalangan remaja hingga orang tua banyak yang sudah beralih menuju rokok herbal. Alasannya, karena rokok herbal tidak memakai tembakau, melainkan kombinasi bermacam tanaman serta rempah yang diproses hingga menghasilkan rokok.

Apa, Sih, Rokok Herbal Itu?

https://www.shutterstock.com/id/image-photo/marijuana-joint-hand-drugs-concept-650375488
https://www.shutterstock.com/id/image-photo/marijuana-joint-hand-drugs-concept-650375488

Rokok yang diyakini sebagai salah satu alternatif pengalihan dari candunya rokok tembakau ke hal lain yaitu rokok herbal. Rokok herbal juga kerap sebagai perhatian bagi para perokok berat yang ingin berhenti merokok sehingga rokok herbal mulai diminati dan digemari banyak perokok berat. Rokok herbal sendiri diakui sebagai rokok yang menyehatkan karena diracik dengan bahan-bahan alami. Rokok herbal SIN merupakan salah satu produk dari rokok herbal terkenal yang telah beredar disekitar masyarakat Indonesia. Pembuat pertama rokok herbal SIN yaitu KH. R. Abdul Malik Al - Khalwati. Beliau yang membuat rokok herbal SIN pertama tanpa menggunakan bahan-bahan kimia dengan menggantikan bahan-bahan kimia tersebut dengan berbagai macam ramuan herbal. Rokok herbal adalah rokok alternatif karena memiliki efek yang lebih sedikit dari rokok tembakau pada umumnya dan rokok herbal ini merupakan rokok herbal yang lumayan terkenal di kalangan perokok herbal. Kemudian kebanyakan rokok herbal lain kemunculannya dilahirkan oleh rokok herbal pertama yaitu rokok SIN.

Dikutip dari National Cancer Institute, rokok herbal adalah jenis rokok yang mengandung campuran bunga, tumbuhan, dan bahan alami lainnya. Berbeda dengan jenis rokok pada umumnya, rokok herbal tidak menggunakan tembakau, melainkan campuran dari rempah-rempah dan berbagai macam tumbuhan seperti, bunga mawar, daun cengkeh, ginseng, serta bunga melati yang kemudian diracik dan diolah sehingga menghasilkan satu batang rokok. Kelihatannya rokok ini berwujud seperti rokok biasa. Namun ada perbedaan yang terdapat pada rokok herbal, rokok ini tidak mengandung zat nikotin atau tembakau seperti rokok pada umumnya. Meskipun tidak tercampur nikotin, rokok herbal memiliki campuran tanaman yang apabila terbakar kelak menciptakan karbon monoksida serta tar yang beracun. Perlu diingat bahwa nama herbal atau alami bukan berarti rokok ini sepenuhnya aman untuk tubuh.

Dampak Positif Rokok Herbal

Bagi perokok aktif yang pertama kali menghisap rokok herbal, kemungkinan akan langsung merasakan kenikmatannya. Dipercaya tubuh terasa segar baik dalam aktifitas sehari-hari maupun setelah bangun tidur, hal itu menandakan sisa racun dalam tubuh berkadar rendah. Namun, sebagian orang akan merasakan pahit, tenggorokan gatal, panas, sakit, pusing, mual dan sebagainya, menunjukkan ramuan rokok aktif bekerja. Ramuan tersebut menghancurkan dan mengurangi kadar racun tinggi dalam darah dan paru-paru serta tubuh perokok.

Khasiat Rokok Herbal

Rokok herbal dapat mengurangi risiko ketergantungan terhadap nikotin karena rokok herbal biasanya tidak mengandung nikotin. Kemudian rokok herbal juga dapat mengurangi risiko kerusakan paru-paru dan penyakit jantung yang disebabkan oleh konsumsi rokok biasa karena rokok herbal umumnya tidak mengandung bahan bahan kimia berbahaya seperti tar, timah hitam, dan karbon monoksida.

Selanjutnya rokok herbal dapat mengurangi risiko bau sedap di mulut dan baju karena rokok herbal biasanya tidak mengeluarkan asap yang berbau tidak sedap seperti rokok biasa serta rokok herbal dapat memberikan manfaat terapi pada beberapa jenis penyakit seperti insomnia, stress, dan depresi karena rokok herbal umumnya mengandung bahan-bahan obat alami yang dapat membantu menenangkan pikiran dan mengurangi kecemasan ataupun memberikan sensasi relaksasi dan rasa nikmat bagi penikmatnya. Lalu rokok herbal juga dapat membantu mengurangi polusi udara karena tidak menghasilkan asap yang beracun seperti rokok biasa serta rokok herbal dapat membantu mengurangi polusi udara karena tidak menghasilkan asap yang beracun seperti rokok biasa.

Rokok Herbal Juga Berbahaya

Rokok herbal yang sedang banyak peminatnya dapat dikatakan memberikan sensasi rileks kepada penikmatnya. Meskipun begitu, rokok herbal dapat menimbulkan dampak negatif pada kesehatan. Zat-zat yang terkandung dalam rokok herbal dapat menimbulkan masalah bagi paru-paru dan sistem pernapasan, serta dapat meningkatkan risiko terkena penyakit jantung dan stroke. Selain itu, rokok herbal juga dapat menimbulkan masalah bagi kesehatan mental seperti depresi dan kecemasan. Penggunaan rokok herbal juga Dapat menyebabkan masalah kulit seperti keriput dan penuaan dini dan Dapat mengganggu fungsi sistem saraf, menyebabkan insomnia, dan menurunkan daya ingat. Jadi, meskipun rokok herbal tidak mengandung nikotin, masih ada risiko dampak negatif pada kesehatan jika digunakan secara terus-menerus.

Dilansir pada hasil penelitian oleh Dr. Abd. Rahman, M.A. yaitu kandungan yang terdapat pada rokok herbal mempunyai banyak khasiat. Jadi, dapat disimpulkan bahwa meski rokok herbal juga memiliki dampak negatif, tetapi lebih disarankan kepada perokok aktif atau perokok berat tembakau untuk beralih ke rokok herbal karena rokok herbal masih memiliki khasiat daripada rokok tembakau.

Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Healthy Selengkapnya
Lihat Healthy Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Jalan Braga Bandung, Ketika Bebas Kendaraan!

7 bulan yang lalu
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun