Semarang, 14 Oktober 2024 -- SKM Penggerak merupakan program MBKM melalui praktik kerja lapangan yang dilaksanakan oleh Prodi Sarjana Kesehatan Masyarakat UNNES yang dilakukan di 3 lokus, salah satunya adalah lokus institusi. Program ini bertujuan untuk mengimplementasikan ilmu kesehatan masyarakat yang diperoleh mahasiswa untuk mendiagnosis dan melaksanakan upaya pemecahan masalah kesehatan di 3 lokus berbasis bukti.
Kelurahan Randusari merupakan salah satu kelurahan yang berada di Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang. Berdasarkan profil Puskesmas Pandanaran tahun 2023, didapatkan bahwa kasus TBC di Kelurahan Randusari sebanyak 42 kasus, dan 12 kasus diantaranya berusia 0-14 tahun. Melihat situasi tersebut, diperlukan suatu upaya untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat terutama orang tua dalam pencegahan TBC pada anak. Maka dari itu kegiatan penyuluhan dan poster ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait TBC pada anak.Â
Penggunaan metode Penyuluhan dan pemberian poster tentang TBC pada anak yang dilakukan pada kegiatan kelas ibu balita sebagai salah satu intervensi di lokus masyarakat untuk meningkatkan pemahaman masyarakat Kelurahan Randusari terkait TBC pada anak. Kegiatan ini dilakukan di Kelurahan Randusari RW 03. Materi penyuluhan dan poster yang diberikan yaitu pengertian TBC, gejala, pencegahan, penularan pada anak, tes diagnosis, dan beberapa informasi lainnya terkait TBC pada anak.
Sebelum dilakukan penyuluhan, peserta diberikan lembar pre-test untuk mengukur pengetahuan sebelum dilakukannya penyuluhan. Setelah itu, peserta diberikan penyuluhan dan pembagian pamflet. Kemudian, peserta akan diberikan lembar post-test untuk mengukur pengetahuan peserta setelah dilakukan penyuluhan.
Penyuluhan dihadiri oleh 10 ibu balita di Kelurahan Randusari RW 03. Hasil dari penyuluhan dan pemberian poster ini adalah dari 10 ibu balita yang mengikuti penyuluhan dan diberikan poster tentang TBC pada anak., 9 ibu balita diantaranya mengalami peningkatan pengetahuan yang bermakna.Â
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H