Menatap langit tiada henti mencintai
Melalui bulir-bulir kristal membasahi bumi
Bejana tanah liat dalam diam berpasrah
Dalam hening menerima cinta yang terus mengalir apa adanya
Dalam lantunan kidung puji-pujian menyatakan kegembiraan
Meletup jiwa oleh kepenuhan bulir-bulir kristal terjatuh mengalir tiada henti
Mari menghampiri bejana tanah liat
Mendengarkan kidung pujian kegembiraan yang menyentuh jiwa
Mencedok bulir-bulir berkah yang diberikan langit
Lantas membersihkan diri dari debu kotor