Liburan hampir lewat , sebentar lagi anak- anak mulai masuk sekolah , bagaimanapun sepertinya memberi hiburan pada anak di kala liburan itu seperti wajib , iyalah secara selama beberapa bulan mereka selalu melakukan kegiatan belajar secara rutin mungkin ada kejenuhan , kita saja orang tua perlu juga refresing .
Maka kami sekeluarga pergilah ke yang dekat saja ini pun tidak di rencanakan, jadi mendadak sampai perginya pun tidak perlu membawa bekal makanan jadi tidak heboh heboh amat . Kami sekelurga janjian dengan adik ipar dan mertua pergi ke Warso Farm yang merupakan perkebunan Durian milik pribadi yang dibuka untuk umum terletak di daerah Bogor tepatnya yaitu di Ciawi Km 18 .
Jam 8 disepakati kita jalan .. hmm tol Ciawi sangat lancar tapi yang mengarah ke Puncak sudah di tutup , jadi kita keluar di tol Bogor lewat jalan biasa berbekal peta kita ikuti saja jalan lurus Tajur terus jalan raya Ciawi .. saking enaknya ngobrol eh kelewatanputar balik di samping pasar Caringin terus aja masuk di jalan Cijeruk .Sampai di sana sekitar jam 10 lewat .. cepat ya ha.. ha kan dekat kalo dari Condet, dan sampai disana kita tidak perlu bayar karcis langsung masuk dan disambut patung besar buah Naga dan Durian.
Ini di sekitar parkirnya , dibagian datarnya ada mushola, restoran berbagai hasil olahan durian, ruang lesehan/aula dan kolam ikan yang atasnya ada kandang burung . Kamipun naik keatas melalui tangga sebab kebunnya ada di atas dan sangat luas , hampir di setiap pohonnya selalu ada buahnya dan rata rata juga mulai matang ini terlihat dari buah - buah tersebut yang diikat ke batangnya supaya tidak jatuh aih.. bikin gemes foto dulu ach.. dengan si Raja buah ini.


Tidak terasa sudah berapa buah mereka berebut durian seru juga sih sebab setiap durian yang datang di serbu oleh mereka , aku dan nenek hanya mengamati sambil makan buah naga saja . Buah naganya yang isi merah dan di sini beda rasanya dengan yang di Jakarta mungkin karena baru petik jadi rasanya manis dan segar .
Puas makan duren mari kita keliling kebun buah naga ada yang bagian atas dan ada yang di bagian bawah , tapi sepertinya ini sudah selesai di panen karena buahnya hanya tinggal beberapa saja tetapi oke lah untuk pemandangan mata bagus juga di lihatnya .


Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI