Mohon tunggu...
erlita zahrah
erlita zahrah Mohon Tunggu... Mahasiswa - mahasiswa Jurnalistik Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta

Mahasiswa Jurnalistik yang memiliki Hobi membaca dan Memiliki rasa ingin tahu yang tinggi terkait dunia Berita

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud

Pendidikan Akhlak Muslim

27 Desember 2023   23:23 Diperbarui: 27 Desember 2023   23:24 39
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilmu Sosbud dan Agama. Sumber ilustrasi: PEXELS

Di dalam Al-qur'an dan sunnah, dikenal beberapa istilah yang berarti pendidikan, seperti tarbiah,taklim,tadib,tahzib, dan tazkiyat. Secara umum, kelima istilah tersebut mengandung arti pendidikan, tetapi masing-masing istilah memiliki makna yang berbeda. Muara pendidikan islam terpadu adalah menguatkan kepribadian anak menjadi pribadi muslim yang sehat fisik dan mentalnya, memiliki tingkat kecerdasan intelek yang optimal, memiliki kepekaan emosi untuk berempati kepada sesama,alam dan lingkungan hidup, dan menyadari dirinya sebagai hamba Allah dengan keyakinan yang mantap. 

Potensi manusia, meurut para ahli terdiri dari potensi fisik,intelek,emosi,spiritual,personal,dan sosial. Oleh sebab itu, pendidikan terpadu adalah pendidikan yang menumbuhkembangkan seluruh potensi secara lengkap dan menyeluruh. Proses pendidikan terpadu dimulai dengan memperkenalkan pentingnya asupan halal dan berkualitas untuk menopang tumbuh kembang fisik anak hingga kuat,sehat, dan tangguh dalam menopang berbagai aktivitas. 

Pendidikan akhlak dalam resapan bidang-bidang studi. Muatan pendidikan akhlak bersifat fleksibel. Tidak hanya tertuang dalam bidang studi pendidikan agama, tetapi juga meresap ke dalam pori-pori seluruh bidang studi. Dengan demikian, pihak sekolah harus berusaha mengintegrasikan pendidikan akhlak dengan semua bidang studi sehingga para guru pengampu bidang studi umum bisa menyisipkan nilai-nilai akhlak pada bidang studi masing-masing, baik berhubungan dengan akhlak kepada Allah,sesama manusia,maupun akhlak terhadap alam dan lingkungan hidup. 

Modernisasi mengantarkan manusia menuju era globalisasi dan memaksanya memasuki arus globalisasi, yakni proses kehidupan manusia menuju masyarakat dunia. Proses globalisasi dipermudah oleh kemajuan teknologi komunikasi dan transportasi. Dunia menjadi kecil dan mudah dijangkau. Oleh karena itu, globalisasi melahirkan pandangan positif dan negatif. Pendidikan agama menjadi energi yang menghidupkan kembali jiwa agama generasi  milenial dengan pendidikan nalar,pendidikan sikap,dan pendidikan yang menguatkan karakter bangsa yang beragama dan bertuhan. 

Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H

Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun