Mohon tunggu...
Erfransdo
Erfransdo Mohon Tunggu... Lainnya - Journalist, Traveler

Penggiat aksara dan penggemar tualang | Chelsea fans

Selanjutnya

Tutup

Bola Pilihan

3 Alasan Pemain Bintang Eropa Lebih Pilih Liga Arab Saudi daripada MLS

18 Agustus 2023   14:15 Diperbarui: 18 Agustus 2023   14:26 609
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Neymar diperkenalkan Al-Hilal (sumber gambar: alhilal.com)

Dewasa ini, Liga Arab Saudi sedang diperbincangkan oleh khayalak ramai, terutama para pecinta sepak bola. Terakhir, Liga Arab berhasil mendatangkan pemain termahal di dunia saat ini, Neymar Junior. Neymar berhasil ditebus Al Hilal dengan mahar 86 juta poundsterling atau setara dengan Rp1,67 triliun.

Di Al Hilal, Neymar dikontrak selama dua tahun dengan gaji Rp69 miliar per pekannya, mengalahkan gaji Cristiano Ronaldo di Al Nassr yang menyentuh angka Rp68,1 miliar per pekan. Hal itu tentu membuat para pemain bintang tidak akan berpikir banyak jika menerima gaji selangit meskipun harus keluar dari Eropa.

Maraknya pemain bintang Eropa yang berlabuh ke Saudi Pro League tidak lepas dari kehadiran Ronaldo yang sangat fenomenal ketika direkrut oleh Al Nassr dengan biaya 200 juta euro atau Rp3 triliun selama dua musim. Ronaldo seakan menjadi magnet tersendiri bagi Arab Saudi untuk mendapatkan pemain-pemain bintang lainnya dari kancah Eropa.

Terbukti setelah kehadiran Ronaldo, pemain bintang Eropa berangsur-angsur melangkahkan kakinya ke Liga Arab. Sebut saja Karim Benzema, N'golo Kante, Sadio Mane, Jordan Henderson, Edouard Mendy, hingga Riyad Mahrez. Meskipun mereka masih bisa bersaing di kancah Eropa, namun tawaran menggiurkan dari klub-klub Arab membuat mereka memilih Arab Saudi sebagai tempat berlabuh selanjutnya.

Berbeda dengan MLS (Major League Soccer) yang berbasis di Amerika Serikat yang beritanya tidak seheboh Liga Arab Saudi. Sebab, tidak banyak pemain bintang Eropa yang menginjakkan kakinya di sana. Selain Lionel Messi yang berseragam Inter Miami, pemain tenar lainnya yang bermain di MLS di antaranya ada Jordi Alba, Sergio Busquets, Lorenzo Insigne, Xherdan Shaqiri, hingga Giorgio Chiellini.

Meskipun tidak dapat dikatan sedikit, namun pemain-pemain bintang Eropa yang berlabuh di Amerika sering dikaitkan dengan pemain-pemain berusia uzur yang hanya tinggal menikmati sisa kariernya. Itu terbukti dengan hadirnya nama-nama seperti Giorgio Chiellini, Frank Lampard, sampai Andrea Pirlo.

Ada beberapa alasan mendasar yang membuat banyak pemain bintang Eropa---meskipun masih berusia muda---yang lebih memilih Liga Arab ketimbang Liga Amerika seperti berikut ini.

1. Gaji yang besar

Tidak dipungkiri bahwa uang dapat membutakan segalanya, tak terkecuali para pemain sepak bola berlabel bintang. Gaji yang menggiurkan di Liga Arab tentunya menjadi daya tarik tersendiri bagi para pemain bintang Eropa. Terlebih mereka yang sudah memenangkan banyak trofi bergengsi. Maka bermain di Arab Saudi tidak akan menjadi masalah jika gaji yang diterima lebih besar dibanding klub mereka sebelumnya.

2. Jauh lebih menantang

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Bola Selengkapnya
Lihat Bola Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun