Belajar merupakan hal yang membosankan bagi kebanyakan mahasiswa, apalagi bagi mahasiswa tingkat akhir yang sedang berada pada titik kejenuhan. Mereka akan beranggapam bahwa belajar tidak menjadikan mereka cepat lulus dan mungkin saja ada dipikiran mereka bagaimana mereka dapat lulus tanpa melalui proses yang membuat mereka banyak pikiran, yaitu skripsi. Bagi mahasiswa tingkat akhir, skripsi merupakan senapan yang suatu saat dapat menembaknya jika tidak dikerjakan atau dijaga dengan baik.
Saat dihadapkan dengan masalah yang satu ini pasti mahasiswa akan gelisah dengan berbagai hal yang menyangkut dengan itu. Membuat judulnya saja sudah menjadi bumerang bagi mereka. Judul yang dibuatpun belum tentu mendapat persetujuan dari dosen pembimbing mereka. Dan hal yang menjadi faktor utama mahasiswa malas-malasan untuk menyusun skripsi yaitu karena mendapat dosen yang over protective kepada yang akan dituangkan oleh mereka pada skripsi yang mereka buat.
Itulah beberapa faktor yang menyebabkan mahasiswa tingkat akhir tidak mempunyai semangat belajar dalam menyelewsaikan skripsinya. Oleh karena itu, perlu beberapa hal untuk mensiasati agar faktor-faktor tersebut tidak membuat mahasiswa malas dan segan untuk menyelesaikan tugas akhir.
Berikut adalah kiat-kiat untuk membangkitkan semangat belajar dan bekerja keras dalam menyelesaikan tugas akhir (skripsi) :
1) Tanamkan dalam pikiran bahwa skripsi merupakan game yang harus di tamatkan agar mendapatkan piala emas.
Bagi kebanyakan mahasiswa game merupakan hal yang menyenangkan dan membuat pikiran fresh. Jika kalian membayangkan skripsi itu adalah sebuah game mungkin akan meringankan dan tidak membebankan pikiran, sehingga akan lancar dalam pengerjaannya.
2) Beranggaplah bahwa besok adalah hari wisuda
Wisuda merupakan impian bagi semua mahasiswa. Dengan melewati wisuda mahasiswa merasakan kelegaan karena sudah terbebas dari skripsi yang membuat mereka stres dan gelisah. Oleh karena itu, untuk menenangkan pikiran dari skripsi anggaplah bahwa esok adalah hari dimana penderitaan akan berakhir, dengan begitu mahasiswa akan fokus pada skripsi yang akan di selesaikannya.
3) Lakukanlah hal yang sangat disukai sebagai selingan saat mengerjakan skripsi
Mengerjakan skripsi dalam waktu yang lama pasti akan menimbulkan
kejenuhan dan kelelahan pikiran. Hal tersebut tidak boleh terjadi, untuk menghilangkan perasaan itu, maka harus ada kegiatan yang dilakukan sebagai selingannya, misalnya mendengarkan lagu kesukaan, bermain game sejenak, dan atau kegiatan lainnya yang disukai. Dengan cara itu maka pikiran akan fresh kembali dan dapat mengerjakan tugas yang tertunda.
Itulah yang dapat mahasiswa terapkan dalam menghadapi skrisi yang menguras pikiran dan tenaga. Semoga kiat-kiat diatas dapat membantu meringankan beban pikiran mahasiswa terhadap skripsi. Never give up, kerjakan dengan niat dan di iringi dengan do’a. Semangat!!! –selamat mencoba-
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H