Hanya langit tempat melukis awan dan pelangi.. Hanya itu yang ku mengerti.. Seperti saat sekarang aku berpijak, menjejaki perasaan yang sulit untuk diterjemahkan.. Ada harapan untuk mendapatkan apa yang ku impikan, juga penyesalan yang tak pernah ingin aku tahu.. Lalu bagaimana untuk menjawab tanya jika untuk bertanya pun aku tak bisa?!
Dia masih terguguk di ujung jembatan layang, menanti hujan, hingga kini membayang.. Kemana lagi hendak menanti.. Lalu yang seterusnya terlihat, menjadi terasa.. Yang tak terlihat, menjadi tak terasa.. Namun, terkadang yang tak terlihat juga dapat kita rasakan..
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI