Mohon tunggu...
Efa Butar butar
Efa Butar butar Mohon Tunggu... Penulis - Content Writer

Content Writer | https://www.anabutarbutar.com/

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Pilihan

Simpel! BCA Mobile Bikin Pengalaman Bertransaksi Tanpa Keki

20 November 2019   23:21 Diperbarui: 20 November 2019   23:28 57
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Revolusi Transaksi

Para pendahulu pernah merasakan bagaimana kehidupan bertransaksi dengan metoda barter. Barang diganti barang. Repot sekali, karena barang tersebut harus dibawa ke pasar yang jaraknya cukup jauh untuk diganti dengan barang lain sesuai yang dia butuhkan. Selain memberatkan dari segi kuantitas yang harus ditukarkan, merepotkan pula dari segi berat dan ukuran barang.

Sumber foto: tbp.co.id
Sumber foto: tbp.co.id
Seiring dengan berkembangnya ilmu pengetahuan, pembayaran dengan cara barter mulai ditinggalkan lalu beralih ke uang komoditas. Kemudian dilanjutkan dengan uang tunai, hingga cek yang merupakan jenis pertama alat pembayaran non tunai.

Sejalan dengan perkembangan teknologi berbagai instrumen pembayaran non tunai berbasis digital (Electronic money) mulai bermunculan dalam berbagai wujud seperti phone banking, mobile banking, ATM, Kartu kredit, kartu debet juga smart card. Kartu E-Money juga hadir dan turut menyemarakkan pembayaran berbasis digital. Salah satu primadona yang selalu saya bawa kemana mana adalah Flazz BCA.

Memang sangat memudahkan karena seluruh urusan pembayaran Dibikin simpel dan sama sekali tidak merepotkan.

Manfaatnya banyak. Dapat dimanfaatkan untuk pembayaran tol, TransJakarta, Commuter line, termasuk pembayaran makanan di berbagai restoran.

Di kota-kota besar, meski eksistensi uang tunai belum sepenuhnya terkikis, masyarakatnya sudah lebih mengenal dan fasih dengan pembayaran digital. Bahkan, sebagian besar turut menjadi pelaku ekonomi dengan pembayaran digital ini.

Sebelum mendominasi, pembayaran digital didahului dengan dicanangkannya Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) oleh Gubernur Bank Indonesia, Agus D. W. Martowardojo pada 14 Agustus 2014 lalu.

Gerakan ini dicanangkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penggunaan instrumen non tunai. Selain itu, dibandingkan dengan negara-negara ASEAN, penggunaan transaksi pembayaran berbasis elektronik yang dilakukan masyarakat Indonesia relative lebih rendah padahal kondisi geografis dan jumlah populasinya lebih besar.

"Gayung bersambut" ternyata sosialisasi penggunaan non tunai diterima dengan sangat baik oleh masyarakat Indonesia dan saat ini menjadi pilihan metode pembayaran dengan berbagai keuntungan yang ditawarkan.

Mengenal Bank BCA

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Humaniora Selengkapnya
Lihat Humaniora Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun