Mohon tunggu...
Edy Setiawan
Edy Setiawan Mohon Tunggu... Konsultan - Dr.Cand PPs UNY | Entrepreneurship | Consultant

Sedang belajar menjadi manusia.

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Menjemput Matahari

10 Mei 2017   20:45 Diperbarui: 10 Mei 2017   20:53 228
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

Batu yang duduk menua bersama

Memandang jauh teluk bone

Saat matahari pulang berpayung

di bawah senja yang gerimis

Ia menangis dimaki orang

Lantaran sinarnya semakin panas

Katanya ia tak becus jadi matahari

Di puncak bukit..

Kulambaikan tangan padanya

Dekatlah kemari, lihatlah batu ini

Seraya kutunjuk batu gunung disisiku

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun