Mohon tunggu...
Edrida Pulungan
Edrida Pulungan Mohon Tunggu... Analis Kebijakan - penulis, penikmat travelling dan public speaker

Penulis lifestyle, film, sastra, ekonomi kreatif Perempuan ,Pemuda, Lingkungan dan Hubungan Luar Negeri Pendiri Lentera Pustaka Indonesia

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

[Puisi Kartini] Perempuan Pemimpi

21 April 2014   02:24 Diperbarui: 23 Juni 2015   23:25 20
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

Engkau berlalu kala senja memburu
Menatap wajahmu ditelaga
dalam hening yang bisu
Bermonolog tentang jiwa yang rubuh
Engkau membatin dalam melarutkan mimpimu
Apakah masih ada waktu
***
Lalu kemana jejak kakimu yang tak pernah letih mengejar matahari
Kenapa menyerah pasrah
Apakah lelahmu menyapa
Biarkan  hangat sinarnya
Mengejekmu saat lelah
Biarkan saja
Dirimu tertempa legamnya
***
Engkau perempuan pemimpi
Teruslah berjanji pada mentari pagi
Saat embun meninggalkan dedaunan
Engkau tetap bertahan dalam kesetiaan
Menemukan semua perjalanan keyakinan
Adalah prasasti keabadian
Impianmu sekuat kesungguhanmu
Perempuan Pemimpi
Impikan cahaya dalam jiwamu yang betah
Menemukan jalan untuk mimpimuyang tertunda
Utan Kayu, 21 April 2014, duo aktifis hijau
**

Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun