seorang mutawwa' turun dr mobilnya dan bertanya kpd ku,"assalammu'alayk yaa rafiq, wain hamam?", ku jawab salam beliau kmudian aku tunjukkan toiletnya ada di sebelah pojok sana. Dalam keadaan mata ku msh tertuju kpd beliau, smentara melihat beliau membuka 'ladies toilet', "mungkin salah masuk kali ya?", kata ku dlm hati penasaran, ingin aku hampiri beliau sudah kembali lg menuju mobilnya. "mungkin gak jadi kali, yaudahlah", menduga kalau beliau tdk jadi ke toilet dan aku pun kembali melanjutkan aktifitas kerja. Namun dugaan ku salah,trnyata beliau menghampiri ibundanya yg duduk dikursi belakang dan menggendong sang ibunda menuju toilet, ibundanya sudah tua renta shingga tdk bisa berjalan dgn baik. Air mata ini tak hentinya menetes, betapa mulia dirimu yaa syaikh... suasana yg biasa berubah menjadi sedih, penuh haru bercampur rindu, terutama rindu kpd ibu, kejadian ini menjadi kisah yg paling berharga bagiku. Ternyata bkn hanya cerita didalam biografi2 syaikh yg pernah aku baca, kejadian ini aku alami dan lihat sendiri di dalam kehidupanku.
20 Januari 2011
*Dalam suasana mendung dan sejuk di Al-'Ain, UAE
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI