Mohon tunggu...
DWI INTANENDIKA
DWI INTANENDIKA Mohon Tunggu... GURU

GURU MATEMATIKA

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan

Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematika Siswa SMP Menggunakan Model Pembelajaran PBL Berbasis Flexibel Mathematical Thinking

11 Desember 2022   11:03 Diperbarui: 11 Desember 2022   11:19 248
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Salah satu kemampuan yang penting dimiliki oleh siswa adalah kemampuan komunikasi. Kemampuan ini menjadi salah satu tujuan dilaksanakannya kegiatan pembelajaran di sekolah. Begitu halnya dalam pembelajaran matematika, kemampuan komunikasi dibutuhkan untuk menyampaikan pemikiran, perluasan pemahaman serta pemahaman konsep matematika dengan cara menulis untuk menjelaskan, memberi alasan serta memproses pemikiran tentang matematika . 

Dengan memikirkan dan mencari alasan tentang matematika, kemudian mengomunikasikannya secara tertulis atau lisan kepada orang lain, berarti siswa telah belajar dengan meyakinkan. Artinya siswa telah mampu membangun pemahaman mereka sendiri atas ide-ide yang telah mereka pelajari. Sejalan dengan hal tersebut, mengomunikasikan ide atau pengetahuan kepada orang lain membantu siswa merumuskan ide-idenya secara sistematis.

Salah satu upaya yang dapat dilakukan oleh pendidik untuk mengembangkan kemampuan komunikasi matematis siswa antara lain dengan merancang kegiatan pembelajaran yang berpusat pada siswa agar kemampuan komunikasi matematis siswa, baik secara lisan maupun tulisan, dapat terfasilitasi dengan baik. Mengembangkan kemampuan komunikasi matematis, yang dapat dilakukan guru adalah mengubah cara berinteraksi siswa dengan pekerjaanya dan siswa lain. Langkah pertama yang harus kita ambil adalah dengan memilih model/strategi pembelajaran yang sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai tersebut.

Salah satu model pembelajaran yang sesuai dengan tujuan tersebut adalah problem based learning (PBL). PBL merupakan suatu metode pembelajaran yang bercirikan adanya permasalahan nyata yang tidak terstruktur dengan baik sebagai konteks untuk para peserta didik belajar berpikir kritis dan keterampilan memecahkan masalah dan memperoleh pengetahuan. 

Selain hal tersebut, PBL dapat dijadikan salah satu sarana untuk melatih kemampuan komunikasi siswa. Salah satu kemampuan yang dapat dikembangkan dan menjadi fokus dalam pembelajaran dengan PBL adalah kemampuan komunikasi. PBL erat kaitannya dengan pemecahan masalah. 

Salah satu kemampuan yang penting dalam proses tersebut salah satunya kemampuan flexible mathematical thinking.
Flexible mathematical thinking atau fleksibilitas berpikir matematis merupakan suatu kemampuan untuk menggeneralisasikan dan mengoneksikan berbagai representasi dari suatu konsep dalam matematika. Fleksibilitas merupakan komponen penting dalam pemahaman matematika. 

Selanjutnya dijelaskan bahwa seseorang yang memiliki fleksibilitas dalam memecahkan masalah, tidak hanya mengetahui berbagai cara dalam menyelesaikan suatu masalah tetapi juga bagaimana memilih dan mengambil beberapa diantara pendekatan yang diketahui yang merupakan strategi terbaik dari pemecahan masalah itu sendiri. Terlihat bahwa fleksibilitas berpikir identik dengan kemunculan berbagai ide dan interpretasi tentang suatu masalah/kondisi. PBL erat kaitannya dengan kegiatan diskusi, baik diskusi kelas maupun diskusi kelompok. 

Aktivitas pembelajaran yang melibatkan kemampuan fleksibilitas
matematika siswa dapat menjadi salah satu sarana untuk mengembangkan ide dan pemikiran mereka, sehingga siswa dapat memiliki banyak kesempatan untuk mengomunikasikan ide-ide tersebut dalam kegiatan diskusi. Fleksibilitas berpikir matematis merupakan kemampuan yang sangat diperlukan siswa dalam matematika. Berdasarkan latar belakang tersebut, aktivitas yang memfasilitasi kemampuan flexible mathematical thinking dapat dijadikan salah satu pendukung upaya peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa dengan PBL.

Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana. Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI

Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun