Dari dahulu sampai sekarang, rumah sakit ini adalah satu-satunya RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) di Kabupaten Ketapang. Didirikan pada tahun 1984 di Jl. D.I Panjaitan, merupakan pindahan dari Rumah Sakit Ketapang yang dahulu berada di Simpang Lima (Jl. Dr. Soetomo yang pernah menjadi Akper Pemda Ketapang).
Rumah Sakit ini menggunakan nama dokter Agoesdjam, dokter yang pernah mengabdi di Ketapang pada masa penjajahan Jepang sampai akhirnya menjadi korban kekejaman Penjajah Jepang antara tahun 1943-1944.
UGD (Unit Gawat Darurat) milik RSUD dr. Agoesdjam telah banyak berjasa bagi warga Ketapang. Diriku termasuk yang pernah diselamatkan di UGD ini saat kecil.
Setamat dokter umum tahun 2008, aku pun pernah bertugas menjadi dokter jaga di UGD ini. Ketika itu dokter belum banyak dan RS pun belum terakreditasi.
Saat ini UGD telah berganti nama menjadi IGD (Instalasi Gawat Darurat) seiring dengan semakin besarnya rumah sakit dan membaiknya pelayanannya. RSUD dr. Agoesdjam pertama kali lulus akreditasi KARS pada tahun 2016 yang berlaku 3 tahun.
Hari ini adalah hari akreditasi ulang RSUD dr. Agoesdjam. Semangat buat rekan-rekan di RSUD dr. Agoesdjam. Semoga akreditasinya berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi perkembangan pelayanan kesehatan di Ketapang.
Jakarta, 25 September 2019
dr. Simon Yosonegoro Liem
Orang Ketapang
#RSUDdrAgoesdjam #RumahSakit
#DokterAgoesdjam #Agoesdjam #Ketapang
#FotoJadul #Ketapang1995 #Ketapang2009
NB:
Foto tahun 1995 milik Bang Kastaman yang dahulu pernah bertugas di RSUD dr. Agoesdjam dan sekarang berdomisili di Lombok.
Foto tahun 2009 milikku saat masih bertugas di UGD RSUD dr. Agoesdjam.
Riwayat hidup dr. Agoesdjam: https://nasional.kompas.com/read/2018/08/18/18161201/dokter-agoesdjam-yang-terlupakan-dalam-sejarah-perjuangan?page=all