Manchester United (MU) sementara berada pada jalur yang konsisten. Tim yang dilatih oleh Manajer Erik Ten Hag sementara berada di posisi ke-5 klasemen sementara Liga Inggris 2022/23 dengan koleksi 23 poin.Â
Akhir pekan ini dalam pekan yang ke-13, MU akan bertandang ke stadion Villa Park, markas Aston Villa. Di atas kertas, MU bisa meraih poin penuh dalam lawatannya ke Villa Park.Â
Pasalnya,Villa sementara tampil di bawah standar terbaik. Posisinya di tempat ke-17 dan mendekati zona degradasi.Â
Puncaknya, ketika Villa memecat Steven Gerard dari kursi pelatih. Sebagai penggantinya, Villa menunjuk Unai Emery yang berkarir sebagai manajer tim La Liga Spanyol, Villareal.Â
Situasi Villa, di satu sisi, menguntungkan MU apabila menimbang kondisi Villa di beberapa laga terakhir. Namun, di sisi lain, upaya perubahan, terlebih khusus pergantian pelatih memberikan tantangan serisus.Â
Maka dari itu, lawatan ke Villa Park akan menantang konsistensi MU.
Tantangan paling pertama adalah Villa sementara dalam proses transisi di kursi pelatih. Unai Emery yang baru merayakan ulang tahunnya ke-51 beberapa hari lalu yang ditetapkan sebagai pelatih baru Villa bukanlah wajah baru di Liga Inggris.Â
Sebelumnya, pelatih asal Spanyol ini pernah menukangi Arsenal selama 18 bulan. Akan tetapi, Emery dipecat walau mengantarkan Arsenal di posisi ke-5 klasemen.Â
Emery yang berhasil mengangkat performa Villareal, termasuk mempersembahkan trofi Piala Eropa dua musim lalu menjadi wajah dan harapan baru Villa untuk bangkit dari keterpurukan. Apalagi dalam wawancaranya menjelang lawatan MU, Emery tak segan-segan menyatakan bahwa mimpinya meraih trofi bersama Aston Villa.Â
Tantangan kedua adalah MU menghadapi tim yang sementara terluka dan mencari cara untuk bangkit. Emery diharapkan menjadi jawaban dan solusi untuk Villa agar bisa bangkit dari keterpurukan.Â