Mohon tunggu...
Gobin Dd
Gobin Dd Mohon Tunggu... Buruh - Orang Biasa

Menulis adalah kesempatan untuk membagi pengalaman agar pengalaman itu tetap hidup.

Selanjutnya

Tutup

Bola Pilihan

Neymar, yang Dibenci dan yang Enggan Disayang

29 September 2019   17:30 Diperbarui: 29 September 2019   17:52 67
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Drama transfer musim 2019 ini sarat dengan kisah dramatis. Salah satunya adalah transaksi yang melibatkan Barcelona, Neymar dan PSG yang berakhir hampa. Barcelona yang kelihatannya ngotot untuk mengontrak kembali Neymar dari PSG mesti makan angin. Bahkan Barcelona dikabarkan untuk melakukan barter sejumlah pemain plus uang hanya untuk mendapatkan kembali jasa Neymar.

Neymar sendiri menyambut niat itu dengan tangan terbuka. Bahkan beberapa kali di media sosial Neymar menyatakan kedekatan emosionalnya dengan klub yang pernah dibelanya (2013-2017) itu dan beberapa pemain Barca seperti Messi dan Luis Suarez.

Sementara itu, PSG tidak rela membiarkan Neymar pergi begitu saja. Klub telah mendapatkannya dari Barca dengan memecahkan rekor transfer di tahun 2017 dengan harga 222 juta Euro. Pastinya PSG ingin harga tinggi itu mesti mendapat kompensasi yang serupa pula.

Karena kengototan masing-masing klub, transfer pun tidak berujung pada kesepakatan akhir. Klimaks dari drama ini adalah Neymar tetap bermain bersama PSG musim ini.

Drama ini pun memicu aneka kesan. Tidak sedikit fans Barca yang kecewa dengan langkah manajemen yang dinilai tidak terlalu gesit dalam mendatangkan Neymar. Neymar dianggap sebagai solusi bagi Barca saat sang bintang tim, Lionel Messi dalam kondisi tak prima di lapangan hijau.

Sebaliknya, fans PSG juga ikut kecewa karena sikap Neymar yang dianggap tidak tahu diri dalam proses transaksi antara PSG dan Barcelona. Bahkan di suatu kesempatan saat Neymar dalam proses transaksi antara Barca dan PSG, Neymar menilai laga "come back" melawan PSG di liga champions di tahun 2017 merupakan laga yang paling dikenangnya saat masih berseragam Barcelona.

Tentunya, hal ini sangat melukai hati fans PSG. Para fans menilai ungkapan Neymar itu sebagai tanda tidak adanya respek pada klub yang dibelanya.

Transaksi yang cukup dramatis antara Barcelona dan PSG tidak menemukan titik temu. Neymar tetap bertahan di PSG pada musim ini, 2019-2020. Karenanya, mau tidak mau Neymar mesti membela PSG.

Sejauh ini Neymar sudah berlaga di empat pertandingan bersama PSG di liga Prancis. Seorang Neymar tetaplah Neymar. Kepiwaian mengolah bola dan naluri golnya terus menghibur fans sepakbola termasuk sebagian fans PSG.

Dari empat laga itu, Neymar menjadi penentu kemenangan PSG di tiga laga. Menariknya dari tiga laga, gol tunggal Neymar menjadi penentu kemenangan buat PSG.

Meski beberapa fans PSG mencemoh Neymar karena sikapnya selama masa transfer, Neymar tetap memberikan yang terbaik bagi fans PSG. Bahkan gol tunggalnya di kandang Bordeaux pekan ini (29/09/19) berhasil mengantarkan PSG pada kemenangan dan menempatkan PSG pada posisi pertama liga Prancis dengan mengumpulkan 18 poin.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Bola Selengkapnya
Lihat Bola Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun