"Mimpi adalah kunci untuk kita menaklukan dunia" Ini adalah sebait syair yang dinyanyikan Nidji untuk OST Film Laskar Pelangi. Syair ini tidak dibuat tanpa dasar, paling tidak itu tercermin dalam buku karya Andrea Hirata Tetralogi Laskar Pelangi, yang merupakan kisah nyata dari sang penulis. Dan lagu ini pulalah yang menginspirasi saya untuk bermimpi... Sudah lama saya memimpikan memiliki usaha online, dan akhirnya setelah melalui berapa tahap terwujudlah mimpi tersebut,www.spreicantiq. com adalah nama toko online tersebut. Toko ini sebetulnya berawal dari usaha sampingan sang istri memasarkan produk-produk sprei dan bed cover. Awalnya produk dipasarkan dari tetangga ke tetangga, dengan sistem pesanan. Berkembang kemudian ke kantor2 dan beberapa tempat lainnya. Dari sini saya kepikiran untuk mengiklankannya di internet ), ternyata dari hasil iklan di internet menuai cukup banyak respon. Berawal dari pemikiran tersebut, saya nekad bikin website. Sebelumnya saya pernah punya pengalaman bikin blog dari yang gratis hingga yang berbayar. Namun bikin website toko online jelas beda dengan blog, kerumitan dan kesulitan dari toko online cukup membuat kepala berdenyut, sehingga saya ambil jalan pintas meminta bantuan dari ahlinya. Singkat cerita jadilah si website tersebut. Walaupun sederhana tapi sudah mencitrakan profesional karena pake dot com. www.spreicantiq.com, adalah nama website tsb. kenapa pake spreicantiq (with 'q") bukan sprei cantik (with "k"), itu lebih disebabkan domain spreicantik.com sudah ada yang punya. Pertimbangan lain adalah, menurut para pakar internet marketing, "ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan dalam memberikan nama domain / website, antara lain :
- Diusahakan singkat, tidak terlalu panjang
- Mudah diingat (mis. detik.com, kaskus)
- Mencerminkan bisnis kita (mis. studiohp, mobilku)
Website udah jadi, sekarang tinggal ngisinya. Ternyata ngisi content website ngga susah-susah amat, tinggal cari gambar (foto) upload, terus tulis produknya & kasih harga, jadi deh 1 produk tampil di website. Banyak orang berpikiran "Bikin website, isi content lalu pembelian banyak", hal ini yang salah, karena website tanpa promosi pasti jarang dilihat orang. Karena rumus internet marketing adalah : "Traffic is everything". Maka jgn puas dengan adanya website, perjalan masih panjang bro... Sekarang pekerjaan promosi, awalnya saya promo di website iklan baris gratis, saya googling aja dengan keyword iklan dan promo. Semua yg gratis saya masukin (mumpung gratis, hehehehe...). Dari iklan2 yang saya masukin, banyak juga yang visit namun sayangnya tidak semuanya berujung pada pembelian. Hal ini wajar mengingat masyarakat indonesia belum terbiasa dengan pembelian secara online. Tingkat kepercayaan masyarakat indonesia terhadap media online masih rendah, mereka masih ragu apakah barang yang dibeli lewat internet sesuai dengan yang diinginkan atau tidak. Malah sebagian meragukan apakah barang dikirim atau tidak. Disamping itu faktor harga juga berperan, karena penjual online untuk barang sperti sprei ataupun bedcover cukup banyak dengan harga yang bersaing. Sehingga saya harus review kembali kebijakan penentuan harga. Akhirnya dengan ketekunan dan kesabaran pembeli mulai percaya dengan kami, pesanan datang baik dari jakarta maupun daerah, malah ada juga yg dari negeri Jiran. Banda Aceh, Medan, Kalimantan, Yogya, Ambon hingga Papua, merupakan daerah-daerah yang telah memesan produk kami. Nilai pesanan sih ngga terlalu besar, namun ini sangat berarti untuk membangun kepercayaan pelanggan, adanya repeat order membuktikan itu. Sampai saat ini sudah 4.600 visitor yang nyambangin www.spreicantiq.com dan 725 unique visitor (unique visitor adalah visior yang berkunjung lebih dari sekali). Memang ngga semuanya melakukan pembelian namun dengan traffic yang semakin meningkat membuat peluang terjadinya pembelian juga meningkat. Peningkatan jumlah pengunjung juga saya usahakan dari facebook, melalui fb saya tampilkan foto2 produk sprei & bedcover. Berbagai cara lain jg saya tempuh dari termasuk memasang di forum-forum dan website trading. Akhirnya, dengan pengalaman ini bisa saya bilang :
- Kenali / pelajari cara buat website, walaupun anda akhirnya meminta orang lain utk membuatnya
- Sourcing barang harus cukup tersedia atau mudah didapat
- Jangan beranggapan dengan toko online, otomatis terjadi pembelian
- Bangun kepercaayan pelanggan (tahap ini yang sulit)
- Promosikan terus toko online anda melalui berbagai jalur promosi
- Kenali produk anda
- Kenali pesaing anda, tentukan strategi marketingnya
Sungguh ini sebetulnya mimpi yang saya iimpikan 3 - 4 tahun yang lalu, dan Alhamdulillah berkatNya lah ini terwujud. Puji Syukur atas semuanya ini.
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI